Unitree IPO Meledak 600 Persen, Robot Humanoid China Jadi Magnet Uang
Unitree Robotics resmi melantai di bursa Shanghai pada 19 Agustus 2026, dan hasilnya luar biasa. Harga saham naik 542-629 persen di hari pertama perdagangan, dari harga IPO 150,8 yuan menjadi 1.100 yuan per saham. Penutupan di 968 yuan per saham, masih mencatat lonjakan 542 persen dari harga IPO.
Pendanaan dan Valuasi
Unitree raise 6,1 miliar yuan atau sekitar 904-905 juta dolar AS dari IPO ini. Valuasi perusahaan saat IPO sekitar 61 miliar yuan, dan setelah lonjakan hari pertama nilai pasar Unitree tembus 53 miliar dolar AS. Angka ini menjadikan Unitree perusahaan robot humanoid yang memiliki valuasi tertinggi di dunia dan satu-satunya perusahaan robot humanoid murni yang tercatat di bursa mainland China.
Ada investor besar di belakang Unitree. DeepSeek menanamkan 140,8 juta yuan berdasarkan pengajuan perusahaan ke bursa. Tencent adalah investor yang sudah lama mendukung. Saham retail juga sangat dikejar investor, dengan bagian ritel tersubscribe 5.526 kali dari kapasitas yang tersedia.
Siapa di Balik Unitree
Unitree berdiri tahun 2016 di Hangzhou, China, oleh Wang Xingxing yang kini berusia sekitar 36 tahun. Wang masih menjadi CEO dan menguasai sekitar 20 persen saham perusahaan. Kekayaannya kini bernilai lebih dari 12 miliar dolar AS di atas kertas, menurut Reuters. Dia mulai dari harga IPO yang sangat terjangkau dan berubah menjadi miliarder setelah lonjakan 600-an persen di hari pertama.
Robot yang Disukai Dunia
Unitree dikenal lewat video viral robot humanoid yang bisa backflip, tarian, dan aksi bela diri. Video tersebut telah disaksikan ratusan juta orang di China. Robot andalan mereka G1 dan H1 mampu berjalan, menangkap objek, dan melakukan tugas manipulasi yang rumit. Baru-baru ini Unitree luncurkan robot baru bernama Superman yang bisa melompat setinggi 2 meter dari posisi diam dan berlari hingga 12,66 meter per detik.
Perusahaan telah kirimkan lebih dari 5.500 unit robot humanoid sepanjang tahun lalu, menguasai lebih dari seperempat pasar global. Unitree juga bekerja sama dengan Nvidia untuk melengkapi robot H2 dengan chip Jetson Thor untuk institusi riset di seluruh dunia.
Prospek Market
Analis memperkirakan pasar robot humanoid China melonjak drastis. Morgan Stanley memperkirakan pasar 2 miliar dolar AS tahun ini menjadi 15 miliar dolar AS pada 2030. Dalam skala lebih panjang, proyeksi bisa mencapai 300 miliar dolar AS pada 2035. Morgan Stanley juga naikkan prakiraan pengiriman robot humanoid China tahun ini menjadi 50.000 unit, hampir dua kali lipat dari estimasi sebelumnya 28.000 unit.
Risiko geopolitik
Senada dengan euforia, ada risiko yang menghantui. Amerika Serikat lewat FCC melarang impor robot humanoid dan quadruped China masa depan dengan alasan keamanan nasional. Pentagon juga menempatkan Unitree dalam daftar pembatasan ekspor. Meski begitu, investor China tetap berebut masuk, menandakan kepercayaan bahwa era robot humanoid segera tiba.
Sumber
- The Guardian — “Shares in humanoid robot firm Unitree surge 600% on Chinese stock market debut” (19 Agustus 2026)
- ValueAddVC — “Unitree IPO: +629% on Day One — $53B Valuation” (Agustus 2026)
- AI Weekly — “Morgan Stanley doubles China humanoid robot forecast to 50,000” (Juni 2026)
- TIME — “The Robots Cometh” (Juli 2026)