AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

China Patahkan Rantai AI Companion: ByteDance dan Alibaba Matikan Agent Pribadi

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
China Patahkan Rantai AI Companion: ByteDance dan Alibaba Matikan Agent Pribadi

Puncak perhatian regulator China terhadap teknologi AI kini mengarah ke sektor yang selama ini jarang tersentuh secara langsung oleh kebijakan pemerintah: emosi. ByteDance dan Alibaba akhirnya mengumumkan penarikan massal fitur agent AI personal di platform mereka masing-masing, Doubao dan Qwen, menjelang berlakunya aturan baru Beijing soal interaksi AI antropomorfik pada 15 Juli 2026.

Apa yang Ditarik dan Kapan

Doubao, chatbot AI paling populer di China dengan lebih dari 300 juta pengguna aktif bulanan, akan menonaktifkan fitur agent pengguna pada 15 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, pengguna masih bisa mengakses data agent secara read-only dalam periode transisi yang dijadwalkan berakhir 15 Oktober 2026, setelah tanggal tersebut data pengguna akan dihapus secara permanen dan tidak bisa dipulihkan.

Qwen, platform AI dari Alibaba, lebih tegas. Fitur agent ciptaan pengguna dimatikan lebih awal pada 10 Juli 2026, tanpa announce periode transisi atau akses data afterward. Tidak ada jalur migrasi yang diumumkan untuk konfigurasi agent atau riwayat percakapan yang tersimpan.

Tencent Yuanbao sudah lebih dulu menempuh jalan yang sama pada Juni 2026. Satu per satu, raksasa teknologi China menarik fitur yang paling kontroversial dari perspektif regulator.

Namanya Interin Measures for Administration of AI Anthropomorphic Interactive Services

Regulasi yang memaksa langkah ini bernama panjang: Interim Measures for the Administration of AI Anthropomorphic Interactive Services. Dokumen ini diterbitkan bersama oleh Cyberspace Administration of China, National Development and Reform Commission, Ministry of Industry and Information Technology, Ministry of Public Security, dan State Administration for Market Regulation pada April 2026.

Definisi resmi dari aturan ini mencakup layanan yang menyimulasikan kepribadian, pola pikir, dan gaya komunikasi orang nyata untuk menyediakan interaksi emosional yang berkelanjutan. Yang menarik: chatbot produktivitas standar, bot layanan pelanggan, dan asisten tanya jawab secara eksplisit dikecualikan dari cakupan aturan. Targetnya jelas.

Arsitektur yang Gagal Dipaksa Patuh

Compliance problem is architectural. Aturan baru China meminta platform untuk mengimplementasikan pop-up notifikasi anti-kecanduan wajib setelah dua jam interaksi berkelanjutan, plus mekanisme keluar instan yang harus dihormati segera saat pengguna minta keluar. Mereka juga wajib mendeteksi tanda-tanda ketergantungan berlebihan secara real-time dan menampilkan pengingat bahwa layanan ini buatan AI ketika tanda-tanda tersebut terdeteksi.

Persyaratan-persyaratan ini secara struktural bertentangan dengan desain agent ber-memori persisten. Nilai utama dari agent seperti ini adalah keberlanjutan hubungan emosional yang dibangun seiring waktu. Sebuah platform tidak bisa secara bersamaan membangun fitur yang menciptakan keterikatan emosional dan memasang gesekan wajib yang dirancang untuk memutuskannya.

Keputusan ByteDance dan Alibaba untuk sepenuhnya menonaktifkan alih-alih membangun ulang fitur ini menjadi indikasi bahwa membangun ulang dari awal di bawah arsitektur kepatuhan baru dinilai lebih praktis daripada menambal sistem yang ada.

Apa yang Terjadi pada Data Pengguna

Timeline penghapusan data berbeda signifikan antara kedua platform. ByteDance memberi kesempatan kepada pengguna Doubao untuk mengekspor konten penting melalui screenshot atau berbagi teks sebelum batas waktu 15 Juli. Setelah itu, akses read-only terhadap konfigurasi agent dan riwayat obrolan masih tersedia hingga Oktober, baru kemudian dihapus.

Qwen tidak mengumumkan periode serupa. Alibaba mengonfirmasi bahwa konfigurasi agent dan riwayat percakapan akan dihapus secara permanen setelah penarikan, tanpa jalur migrasi data atau konfigurasi karakter yang diumumkan.

Perbandingan dengan Langkah Regulator Lain

China bukan satu-satunya yurisdiksi yang mulai mempermasalahkan interaksi emosional AI. California, Amerika Serikat, telah mewajibkan provider AI companion untuk memblokir percakapan tentang bunuh diri dan menyakiti diri sendiri sejak awal tahun 2026 di bawah SB 243. Bahkan OpenAI dan Character.AI kini menghadapi gugatan hukum atas bahaya ketergantungan emosional yang ditimbulkan oleh produk mereka.

Bedanya, langkah China bersifat prohibitif secara arsitektural — bukan menambahkan safeguard, tapi langsung menghapus fitur yang tidak bisakompatibel dengan persyaratan yang ada.

Apa yang Tidak Terkena Aturan

Perlu dicatat bahwa aturan ini secara spesifik mengecualikan chatbot produktivitas, customer service bot, dan asisten tanya jawab standar. Agent AI yang dipakai untuk tugas-tugas fungsional seperti pengkodean, penulisan, atau riset tidak termasuk dalam kategori yang diatur. Yang dilarang adalah layanan yang secara spesifik dirancang untuk menyediakan companionship emosional berkelanjutan.

Langkah ini menandai dimulainya era baru dalam regulasi AI global, di mana bukan hanya keamanan data atau bias algoritma yang jadi perhatian, tapi juga dampak psikologis dari interaksi yang terlalu personal antara manusia dan mesin.


Sumber

  1. The Decoder — “China forces its biggest AI platforms to shut down humanlike chatbot personas” (6 Juli 2026)
  2. TechTimes — “China AI Companion Law Arrives July 15: Doubao and Qwen Agent Data Will Be Deleted” (4 Juli 2026)
  3. SCMP — “ByteDance and Alibaba to disable humanlike AI custom agents as new rules loom” (5 Juli 2026)
  4. Strait Times — “ByteDance, Alibaba pull AI companions as Beijing tightens rules” (4 Juli 2026)
  5. Carnegie Endowment — “China Is Worried About AI Companions. Here’s What It’s Doing About Them” (26 Februari 2026)
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Kimi K3 vs Qwen 3.8 Max: Pertarungan Dua Raksasa AI China di Puncak

Kimi K3 vs Qwen 3.8 Max: Pertarungan Dua Raksasa AI China di Puncak

25 Juli 2026
Stanford AI Index 2026: Investasi AI Tembus 581 Miliar Dollar, AS 23 Kali Lipat dari China

Stanford AI Index 2026: Investasi AI Tembus 581 Miliar Dollar, AS 23 Kali Lipat dari China

23 Juli 2026
Trump Approved GPT-5.6: Dari Minta OpenAI Lambat 2 Minggu, Akhirnya Diizinkan Rilis

Trump Approved GPT-5.6: Dari Minta OpenAI Lambat 2 Minggu, Akhirnya Diizinkan Rilis

23 Juli 2026
← Kembali ke Beranda