AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

UBTECH U1: Robot Humanoid Laris manis, 11 Ribu Pesanan Sebelum Pengiriman

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
UBTECH U1: Robot Humanoid Laris manis, 11 Ribu Pesanan Sebelum Pengiriman

PT UBTECH Robotics hari ini, 1 Juli 2026, resmi membuka harga final untuk lini robot humanoid U1 Series. Pra-pemesanan sudah dibuka di JD.com sejak 2 Juni lalu, dan dalam waktu kurang dari sebulan sudah lebih dari 11.000 unit dipesan. Pendiri UBTECH, Zhou Jian, mengatakan angka itu setara dengan sepuluh kali lipat total penjualan perusahaan sepanjang 2025.

Tiga Varian, Tiga Harga

U1 Series hadir dalam tiga model. U1 Lite versi torso atas saja dibanderol 119.800 yuan atau sekitar Rp249 juta. U1 Pro versi full-body performance dijual 169.800 yuan atau Rp353 juta. Sementara U1 Ultra versi full-body high-dynamic menjadi yang termahal: 880.000 yuan atau Rp1,83 miliar untuk model perempuan, dan 990.000 yuan atau Rp2,06 miliar untuk model laki-laki.

Untuk pemesanan, calon pembeli di China cukup bayar uang muka 3.000 yuan atau sekitar Rp6,2 juta melalui JD.com. Harga final sudah diumumkan pada 30 Juni kemarin, dan pengiriman dimulai pertengahan September 2026.

Dua Konfigurasi Fisik

U1 Series menawarkan dua konfigurasi tubuh. Model laki-laki berdiri 183 sentimeter dengan berat 42 kilogram. Model perempuan lebih mungil di 168 sentimeter, 35,2 kilogram. Keduanya memiliki 88 derajat kebebasan untuk gerakan yang meniru manusia secara halus, plus baterai yang menjanjikan hingga 4 jam penggunaan.

Soal privasi, Zhou Jian menjelaskan bahwa semua data pribadi pengguna disimpan secara lokal di perangkat, bukan di server cloud. Ini memang jadi perhatian utama calon pembeli robot yang dirancang untuk sekadar menemani dan mengingat percakapan.

Chip dan AI

Untuk memproses data AI secara lokal, U1 menggunakan chip Rockchip RK3588. Model AI-nya dilatih menggunakan framework Huawei Ascend. Pendekatan penyimpanan lokal ini memungkinkan robot berfungsi tanpa koneksi internet terus-menerus, yang tentu saja jadi nilai tambah untuk pasar luar China.

Pasar Robot Pendamping

Langkah UBTECH ini terjadi di saat industri robot humanoid konsumer sedang berkembang pesat. Angka 11.000 pesanan dalam waktu kurang dari sebulan menunjukkan ada permintaan yang selama ini tidak terangkat. Banyak pihak yang awalnya meragukan apakah ada pasar nyata untuk robot pendamping emosional di luar ruangan pabrik atau laboratorium.

Tema yang digunakan Zhou Jian dalam presentasinya, “Love is eternal,” menegaskan bahwa U1 diposisikan sebagai sahabat emosional, bukan pembantu rumah tangga. Wartawan yang hadir dalam peluncuran mencatat desain visual yang sangat mirip manusia, meski kemampuan ekspresi wajah dan percakapan masih perlu disempurnakan.

Analisis

Lonjakan pemesanan ini menandakan bahwa pasar robot humanoid untuk rumah bukan lagi bahan bacaan fiksi ilmiah. Pembeli menunjukkan kesediaan membayar uang muka meskipun harga final belum diumumkan, sebuah indikasi kepercayaan yang cukup kuat terhadap produk.

Dari perspektif ekosistem, penggunaan Rockchip dan Huawei Ascend menunjukkan bahwa pemain hardware China sedang membangun rantai pasok sendiri untuk robotika AI, tidak bergantung pada chip Amerika. Kalau sampai masuk Indonesia, harga 11.000 unit tersebut masih jauh dari jangkauan pasar konsumer biasa. Tapi momentum ini menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, harga bisa saja turun mengikuti skala produksi.

Sumber

Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

30 Juli 2026
AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

30 Juli 2026
Perusahaan AI Merobek Buku Langka untuk Data Training, Hakim Nyatakan Itu Fair Use

Perusahaan AI Merobek Buku Langka untuk Data Training, Hakim Nyatakan Itu Fair Use

29 Juli 2026
← Kembali ke Beranda