Anthropic Tuduh Alibaba Curi Teknologi Claude: 25.000 Akun Palsu, 28,8 Juta Percakapan
Ringkasan Eksekutif
Anthropic menuduh Alibaba menggunakan hampir 25.000 akun palsu untuk melakukan serangan distillasi terbesar yang pernah tercatat terhadap model AI Claude. Dalam rentang waktu 6 minggu (22 April–5 Juni 2026), laboratorium AI Alibaba, Qwen, membanjiri Claude dengan puluhan juta permintaan guna menggandakan kemampuannya. Anthropic melaporkan temuan ini kepada Kongres AS dan menyerukan sanksi. Saham Alibaba langsung anjlok 3–5% di bursa Hong Kong dan New York sebagai respons.
Apa Itu Distilasi AI?
Distilasi adalah teknik di mana sebuah model “murid” dilatih meniru perilaku model “guru” yang lebih canggih. Dengan cara ini, laboratorium developer bisa mendapatkan model yang meniru tanpa harus menanggung biaya pelatihan dari nol.
Caranya cukup sederhana di permukaan: buat banyak akun palsu, ajukan jutaan pertanyaan ke model target, kumpulkan jawabannya, lalu gunakan data itu untuk melatih model sendiri. Pendekatan ini bukan sesuatu yang baru dalam dunia AI, tapi skala yang dituduhkan kali ini jauh melampaui kasus sebelumnya.
Anthropic menyebut upaya Alibaba ini sebagai “serangan distillasi terbesar yang pernah diketahui.” Klaim ini diperkuat oleh angka-angka yang menyebut 25.000 akun palsu dan 28,8 juta percakapan dalam kurun enam minggu.
Kronologi dan Detail Tambahan
Serangan berjalan selama kurang lebih enam minggu, dimulai 22 April dan berakhir 5 Juni 2026. Menurut Anthropic, para operator yang berafiliasi dengan laboratorium Qwen Alibaba membuat hampir 25.000 akun penipuan untuk mengakses Claude secara berulang-ulang.
Tujuan utama bukan sekadar mendapatkan jawaban, tapi mencuri apa yang oleh Anthropic disebut sebagai “kemampuan paling berharga” Claude, termasuk kapabilitas di bidang rekayasa perangkat lunak. Ini menunjukkan target yang spesifik, bukan serangan acak.
Anthropic kemudian mengirim surat resmi kepada anggota Kongres AS, termasuk Senator Elizabeth Warren dan Tim Scott. Surat itu menyebut serangan Alibaba “terang-terangan” dan “tanpa hak” dalam upayanya mengakses teknologi Claude.
Anthropic sendiri sebenarnya bukan pemain baru dalam mengidentifikasi serangan distillasi. Pada Februari 2026, perusahaan ini sudah melaporkan adanya tiga laboratorium AI China yang menggunakan ribuan akun palsu untuk membanjiri model-model AI Amerika.
Dampak ke Saham Alibaba
Respons pasar datang cepat. Di bursa Hong Kong, saham Alibaba turun 5% ke level HK$94,55, ini merupakan harga terendah sejak Februari 2025. Di bursa New York, saham BABA berakhir 3% lebih rendah pada perdagangan hari yang sama.
Penurunan ini terjadi di tengah tekanan lain yang sudah dialami Alibaba. Perusahaan saat ini juga tengah berjuang menghadapi designation oleh Pentagon yang menganggapnya sebagai perusahaan militer China, dan telah mengajukan tuntutan hukum untuk melawan designation tersebut.
Secara year-to-date, saham Alibaba sudah turun 31%, menggambarkan tekanan berkepanjangan terhadap valuasi perusahaan di tengah scrutiny geopolitik yang meningkat.
Reaksi dan Konteks Geopolitik
Alibaba sendiri belum memberikan pernyataan publik yang substansial terkait tuduhan terbaru ini. Perusahaan baru saja mengajukan gugatan untuk menantang designation militer oleh Pentagon, dengan menyebut designation tersebut tidak memiliki “dasar faktual maupun hukum.”
Yang menarik, tuduhan Anthropic datang di tengah ketegangan yang sudah tinggi antara AS dan China soal teknologi AI. Pemerintahan AS di bawah perintah eksekutif yang mengekang development AI China, sementara China sendiri terus mendorong kemandirian teknologi mereka.
Laporan ini juga mempertegas kekhawatiran yang sudah lama beredar di kalangan regulator AS: bahwa laboratorium AI China secara sistematis mencoba mendapatkan akses ke model-model AI Amerika melalui berbagai cara, termasuk pembuatan akun palsu dalam skala masif.
Dari sisi Anthropic sendiri, kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa model Claude memang cukup berharga untuk ditiru. Kalau tidak, Alibaba tidak akan mengeluarkan sumber daya sebesar ini hanya untuk mengaksesnya.
Tanggapan Kebijakan dan Implikasi
Bagi regulator dan pembuat kebijakan di Washington, kasus ini menambah urgensi untuk memikirkan ulang bagaimana caranya memastikan model AI frontier tidak mudah dicuri. Selama ini, penggunaan API dan akun berbayar memang memungkinkan siapa saja untuk mengakses model-model AI, selama mereka mau membayar dan membuat banyak akun.
Teknisalnya sangat sulit untuk menghentikan serangan distillasi yang terorganisir seperti ini. Pembuatan 25.000 akun palsu bisa dilakukan dengan relatif mudah menggunakan otomatisasi, dan tidak ada mekanisme yang secara efektif bisa memblokirnya tanpa mengorbankan akses legitimate pengguna.
Anthropic sendiri dalam beberapa kesempatan sudah membicarakan perlunya langkah-langkah lebih lanjut untuk melindungi model AI dari upaya distillasi, termasuk kemungkinan membatasi volume permintaan dari satu sumber atau menambahkan verifikasi yang lebih ketat.
Yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa kasus ini memperkuat argumen bahwa perang AI AS-China sekarang sudah masuk ke ranah yang lebih konkret, bukan lagi sekadar kompetisi angka paramet atau benchmark, tapi juga soal siapa yang bisa mendapatkan akses ke model yang sudah ada.
Sumber
- The Next Web — “Anthropic accuses Alibaba of running largest distillation campaign yet” (25 Juni 2026)
- BBC News — “Anthropic accuses Chinese rival Alibaba of illicitly extracting AI” (25 Juni 2026)
- Reuters — “Anthropic says Alibaba illicitly extracted Claude AI model capabilities” (24 Juni 2026)
- CNBC — “Anthropic accuses Alibaba of campaign to extract AI capabilities” (24 Juni 2026)
- WSJ — “Anthropic Claims Alibaba Ran Brazen Campaign to Access Its Claude AI Model” (25 Juni 2026)
- Tom’s Hardware — “Anthropic claims China’s Alibaba illicitly distilled its models” (25 Juni 2026)
- Investors.com — “Alibaba Stock: Tech Giant Accused Of Illicitly Accessing Anthropic Claude” (25 Juni 2026)
- Business Insider — “Anthropic Accused Alibaba of Exploiting Its AI Models” (Juni 2026)
- Yahoo Finance — “Alibaba stock drops 3% amid accusations of industrial-scale AI breach” (25 Juni 2026)
- Benzinga — “Anthropic Writes To Elizabeth Warren, Tim Scott, Accuses Alibaba Of AI Model Theft” (25 Juni 2026)