AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

Great American AI Act: Rancangan UU 269 Halaman yang Akan Mengubah Aturan AI di AS

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
Great American AI Act: Rancangan UU 269 Halaman yang Akan Mengubah Aturan AI di AS

Washington D.C., 4 Juni 2026 — Dua anggota Kongres dari partai berbeda memperkenalkan rancangan undang-undang AI terbesar di Amerika Serikat. Congressman Jay Obernolte dari Partai Republik dan Congresswoman Lori Trahan dari Partai Demokrat bekerja sama mengeluarkan diskusi draft Great American AI Act, sebuah dokumen 269 halaman yang akan mengubah cara pemerintah federal mengatur teknologi kecerdasan buatan.

Mengapa Ini Penting

Seluruh Amerika Serikat saat ini memiliki fragmentasi regulasi AI yang parah. California, Texas, dan negara bagian lain telah mengeluarkan puluhan aturan berbeda tentang bagaimana perusahaan AI boleh beroperasi. Perusahaan yang ingin peluncuran produk AI nasional harus menavigasi labirin persetujuan negara bagian yang berbeda-beda. Draft Obernolte-Trahan bertujuan menyelesaikan fragmentasi ini dengan menempatkan peraturan federal sebagai pengambil keputusan utama.

Ketentuan Paling Signifikan: Pembekuan 3 Tahun untuk Hukum Negara Bagian

Ketentuan paling kontroversial dalam draft ini adalah moratorium tiga tahun terhadap semua undang-undang AI negara bagian. Selama tiga tahun ke depan, tidak ada negara bagian yang boleh mengeluarkan aturan baru tentang model AI frontier, transparansi algoritma, atau liabilitas AI. Para pendukung mengatakan ini akan memberikan kepastian hukum bagi perusahaan. Kritikus khawatir pembekuan ini akan menghalangi negara bagian untuk melindungi warganya dari risiko AI.

Transparansi untuk Model AI Frontier

Rancangan undang-undang ini mewajibkan perusahaan AI untuk melaporkan secara rinci tentang model-model tercanggih mereka. Definisi “model frontier” didasarkan pada ambang batas komputasi tertentu. Perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan Google DeepMind kemungkinan akan masuk dalam kategori ini. Laporan harus mencakup kapasitas model, langkah-langkah keamanan yang diambil, dan hasil uji coba internal.

Pembangunan Kapasitas Negara Bagian

Draft menyediakan pendanaan federal untuk membantu negara bagian membangun kemampuan riset dan keamanan AI mereka sendiri. Alokasi ini mencakup program penelitian AI di universitas-universitas negeri, pelatihan tenaga kerja AI, dan pendirian laboratorium keamanan AI.

Kritik dan Kekhawatiran

Beberapa kelompok kepentingan menanggapi draft ini dengan kekhawatiran. Beberapa kritikus mengkhawatirkan bahwa rancangan ini terlalu memihak pada industri dan kurang memadai dalam melindungi hak-hak sipil. Serikat buruh dan kelompok pertahanan konsumen khawatir pembekuan negara bagian akan menghapus perlindungan yang sudah ada. Kekhawatiran lain adalah bahwa definisi “model frontier” terlalu sempit dan tidak mencakup sistem AI yang lebih kecil tetapi tetap berpotensi berbahaya.

Reaksi Industri

Perusahaan-perusahaan AI besar menyambut baik draft ini. Menurut Roll Call, kelompok industri AI telah lama mendorong agar satu set aturan federal menggantikan puluhan aturan negara bagian. Dengan moratorium tiga tahun, perusahaan bisa mengembangkan dan peluncuran produk AI dengan lebih cepat tanpa harus menunggu persetujuan regulasi dari masing-masing negara bagian.

Apa Langkah Selanjutnya

Draft ini masih dalam tahap diskusi awal. Masih diperlukan pembacaan di komite, debat di lantai rumah, dan pemungutan suara di DPR dan Senat sebelum bisa menjadi undang-undang. Para pengamat memprediksi proses ini akan memakan waktu berbulan-bulan, dan banyak amendemen kemungkinan akan dipertimbangkan sebelum final.

Analisis: Satu Langkah Maju, Dua Langkah Mundur?

Great American AI Act menandai upaya serius dari Washington untuk memberikan kerangka kerja nasional bagi teknologi yang berkembang sangat cepat ini. Namun banyak kritik menunjukkan bahwa membekukan regulasi negara bagian selama tiga tahun mungkin bukan solusi yang tepat. Negara bagian sering menjadi laboratorium kebijakan — banyak perlindungan konsumen yang kita miliki hari ini berasal dari inisiatif negara bagian sebelum diadopsi secara federal. Apakah pembekuan ini akan membantu atau menghambat pengembangan AI yang aman masih menjadi pertanyaan terbuka.

Untuk saat ini, rancangan ini menandai dimulainya debat kebijakan AI terbesar di Amerika Serikat pada tahun 2026. Semua pemangku kepentingan — dari perusahaan teknologi hingga kelompok hak-hak sipil — diperkirakan akan memberikan masukan substansial sebelum rancangan ini menjadi undang-undang.

Sumber

  1. Roll Call — “Bipartisan AI draft proposes three-year preemption of state laws” (4 Juni 2026)
  2. McDonald Hopkins — “The Great American AI Act: What businesses need to know” (9 Juni 2026)
  3. The AI Counsel — “What is the Great American AI Act and How Will it Impact Companies” (Juni 2026)
  4. Inside AI Policy — “Great American AI Act Discussion Draft” (8 Juni 2026)
  5. Obernolte House.gov — “Obernolte, Trahan release discussion draft of Great American AI Act” (4 Juni 2026)
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

30 Juli 2026
AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

30 Juli 2026
Perusahaan AI Merobek Buku Langka untuk Data Training, Hakim Nyatakan Itu Fair Use

Perusahaan AI Merobek Buku Langka untuk Data Training, Hakim Nyatakan Itu Fair Use

29 Juli 2026
← Kembali ke Beranda