Trump Taruh Duit di AI: Pemerintah AS Mau Beli Saham OpenAI, SoftBank, Oracle
Trump Taruh Duit di AI: Pemerintah AS Mau Beli Saham OpenAI, SoftBank, Oracle
Jadi ini ceritanya. Trump lagi ngomongin hal yang tidak biasa bulan Juni ini. Tanggal 2 Juni 2026, dia menandatangani perintah eksekutif berjudul “Promoting Advanced Artificial Intelligence Innovation and Security” — dan di dalamnya tercantum rencana pemerintah AS buat memiliki saham di perusahaan AI terbesar.
Perintah itu meminta perusahaan-perusahaan teknologi kasih waktu 30 hari ke pemerintah buat mereview model AI baru sebelum dikembalikan ke publik. Tapi bersifat sukarela, bukan wajib.
“Kebijakan ini adalah untuk menjaga agar kemampuan AI lanjutan tidak mengancam keamanan nasional,” bunyi salah satu bagian dari perintah eksekutif itu. Singkatnya: pemerintah mau ikut campur, tapi dengan cara yang masih bisa ditolak kalau perusahaan nggak mau.
Yang bikin menarik — Trump sendiri bilang dia sedang mempertimbangkan supaya pemerintah AS memiliki stake langsung di perusahaan-perusahaan AI terkemuka. Ini pernah dilakukan pemerintah AS terhadap Intel tahun lalu, beli 10% saham. Nah, Trump sekarang mau coba hal yang sama dengan AI.
“Mungkin kami akan beli sedikit saham di perusahaan-perusahaan kalian,” kata Trump ke reporter, Jumat lalu. “Kami sedang melihat-lihat itu.”
Yang juga muncul di berita: OpenAI, SoftBank, dan Oracle sudah berkomitmen menginvestasikan $500 miliar ke infrastruktur AI Amerika. Angka ini sangat besar — kalau digabungkan, setara dengan produk domestik bruto beberapa negara kecil.
Bloomberg memberikan catatan menarik: valuasi perusahaan AI sekarang sudah melampaui ekspektasi. DeepSeek, kompetitor dari Tiongkok, menghargai dirinya $59 miliar meskipun ini adalah perusahaan yang baru pertama kali melakukan penggalangan dana dari investor luar. Di sisi AS, OpenAI sendiri sudah pernah bernilai $300 miliar lebih.
Ada kekhawatiran soal transparansi dari langkah ini. Banyak pihak takut kalau pemerintah memiliki stake langsung di perusahaan AI, bisa muncul konflik kepentingan — antara kepentingan nasional dan kepentingan komersial. Bagaimana pemerintah bisa bersikap adil kalau mereka sudah menanamkan uang di situ?
Ini pertanyaan yang belum terjawab. Yang jelas, di bulan Juni 2026 ini, investasi AI secara global sudah tidak bisa dibendung lagi.
Jadi, menurut kamu, apakah langkah Trump ini bijak atau justru bisa menciptakan monopoli?
Sumber
- CNBC — “Trump signs AI order asking companies to give govt early access” (2 Juni 2026)
- Reuters — “Trump says his team will ‘look into’ US taking stake in AI companies” (5 Juni 2026)
- BBC — “Trump to meet AI leaders over US investment in their companies” (5 Juni 2026)
- White House Fact Sheet — “President Donald J. Trump Signs Historic Directive on AI” (5 Juni 2026)
- MoFo — “Trump Issues Executive Order Seeking to Promote Collaboration” (5 Juni 2026)