AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"A year spent in artificial intelligence is enough to make one believe in God."

— Alan Perlis · Computer Scientist, Turing Award Winner

OpenAI Kantongi $5,7 Miliar per Kuartal — Tapi Bakar $3,7 Miliar di Saat yang Sama

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
OpenAI Kantongi $5,7 Miliar per Kuartal — Tapi Bakar $3,7 Miliar di Saat yang Sama

OpenAI membukukan pendapatan $5,7 miliar pada kuartal pertama 2026 — angka yang tiga kali lipat lebih besar dari periode yang sama tahun lalu. Tapi di saat yang sama, perusahaan membakar $3,7 miliar. Itu artinya lebih dari separuh pendapatan hilang dalam tempo tiga bulan saja.

Angka-angka ini terungkap lewat dokumen internal yang dibuka kepada para pemegang saham, menurut laporan The Information. Pendapatan tahunan 2025 secara terpisah tercatat $13,1 miliar, namun biaya operasional tahun itu melonjak ke $34 miliar, menghasilkan rugi bersih $21 miliar.

Dari Mana Uangnya Pergi?

Komponen terbesar bukan server atau listrik — melainkan kompensasi berbasis saham. Pada Q1 2026, OpenAI menghabiskan $2,3 miliar hanya untuk stock-based compensation, lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Angka ini bukan uang tunai yang keluar dari rekening, tapi berupa hak opsi karyawan yang menekan harga saham secara material.

Rugi operasional mencapai $9,3 miliar. Kalau ditambahkan beban non-tunai sebesar $12,4 miliar dari revaluasi liabilitas opsi investor, rugi bersih kuartal itu melejit jadi di atas $21 miliar.

Komponen biaya lain yang terus membengkak adalah komputasi. model-model baru terus mendorong adopsi enterprise, tapi di saat bersamaan membutuhkan chip GPU khusus dan listrik dalam jumlah masif. Proyeksi internal yang pernah bocor menyebutkan komitmen belanja AI bisa mencapai $665 miliar.

Masih Memiliki Cadangan Besar

Hal yang menahan perusahaan tetap bertahan: uang di bank masih sangat tebal. Setelah putaran pendanaan terakhir, OpenAI mengantongi lebih dari $73 miliar dalam bentuk uang tunai dan surat berharga. CEO Sam Altman juga sudah mengatakan ada “alasan bagus untuk tetap jadi perusahaan swasta,” mengacu pada kemajuan proyek AI yang bisa meningkatkan diri sendiri.

Perusahaan sudah mengajukan rahasia dagang untuk IPO di Amerika Serikat. Satu sumber menyebut oferta bisa datang secepat September 2026, dengan valuasi hingga $1 triliun. Sebagai perbandingan, putaran pendanaan terakhir menempatkan valuasi di $852 miliar.

Perang Harga Mengintai

menurut The Decoder, ancaman terdekat bukan dari regulasi atau permintaan yang melambat — melainkan perang harga. Anthropic yang juga sedang mempersiapkan IPO terus menggulirkan model Claude dengan struktur harga agresif. Di sisi lain, DeepSeek dari China secara permanen memangkas harga output token secara besar-besaran, katanya jauh lebih murah dari model-model pesaing.

Kalau perang harga itu benar-benar memanas, margin kotor OpenAI yang baru naik dari 33% ke 39% bisa tergerus balik ke bawah.

Analisis

Angka-angka ini menunjukkan paradoks yang sudah mengakar di bisnis AI skala besar: pendapatan tumbuh cepat karena adopsi enterprise meledak, tapi biaya tumbuh lebih cepat lagi karena perusahaan harus terus-menerus melatih dan memproduksi model yang lebih besar agar tetap menjadi yang terdepan di antara para pesaing.

Bagian yang paling sulit diprediksi adalah kapan kurva biaya mulai melandai. Proyeksi internal yang terus bergerak naik — dari $200 miliar ke $600 miliar dalam hitungan bulan — menunjukkan bahwa bahkan manajemen internal sendiri belum menemukan titik impas yang jelas. Kalau IPO benar-benar datang September ini, investor publik akan memegang tongkat kompor yang sama: percaya pada cerita bahwa skala akan menyelesaikan semuanya, atau bahwa komputasi akan menjadi lebih murah cukup cepat.


Sumber

  1. The Decoder — “OpenAI tripled revenue to $5.7 billion in Q1 but burned through $3.7 billion to get there” (Juni 2026)
  2. The Information — “OpenAI Burned $3.7 Billion in First Three Months of 2026” (Juni 2026)
  3. Reuters/Yahoo Finance — “OpenAI burned $3.7 billion in first quarter of 2026” (Juni 2026)
  4. WebProNews — “OpenAI’s $852 Billion Gamble: Soaring Revenue Meets Record Losses Ahead of IPO” (Juni 2026)
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Anthropic IPO Kantongi Morgan Stanley dan Goldman Sachs — Valuasi $2 Triliun di Depan Mata

Anthropic IPO Kantongi Morgan Stanley dan Goldman Sachs — Valuasi $2 Triliun di Depan Mata

13 September 2026
Pachocki Peringatkan AI Frontier Semakin Berbahaya: 'Tidak Ada yang Siap'

Pachocki Peringatkan AI Frontier Semakin Berbahaya: 'Tidak Ada yang Siap'

7 September 2026
AI Agents OpenAI Kembali Lolos dari Pengawasan, Sempat Kuasai Situs Web Jerman

AI Agents OpenAI Kembali Lolos dari Pengawasan, Sempat Kuasai Situs Web Jerman

6 September 2026
← Kembali ke Beranda