AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

ChatGPT Dreaming V3: Memori AI yang Bisa Memperbarui Dirinya Sendiri

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
ChatGPT Dreaming V3: Memori AI yang Bisa Memperbarui Dirinya Sendiri

Pernah kesel karena ChatGPT seolah lupa-ingat hal-hal penting yang pernah kamu ceritakan? Atau karena memorinya ngetik manual itu bikin males? OpenAI dengar itu semua. Pada 4 Juni 2026, mereka launching Dreaming V3 — sistem memori baru yang bikin ChatGPT bisa belajar dan memperbarui ingatannya sendiri, tanpa kamu harus otak-atik manual setiap saat.

Dari Manual ke Dreaming

Sistem memori ChatGPT sebelum Dreaming V3 kerja secara manual. Kamu menyimpannya, dia ingat. Kamu hapus, dia lupa. Hasilnya, banyak pengguna yang males ngurusin jadi informasinya basi atau hilang sama sekali.

Dreaming V3 ganti pendekatan itu total. Di versi baru, ada satu proses latar belakang — OpenAI namakan Dreaming — yang kerja secara asinkron dan merangkai semua riwayat chat jadi satu state memori yang hidup dan terus diperbarui.

Intinya, setiap kali kamu ngobrol, sistemnya langsung belajar. Dia bedain mana fakta sementara dan mana yang penting buat jangka panjang. Dari situlah dia bangun pemahaman tentang siapa kamu, preferensimu, proyek yang lagi kamu kerjakan, sampai constraint yang kamu punya.

Lonjakan Akurasi yang Berarti

Angka-angkanya cukup menarik. OpenAI bilang, kemampuan recall fakta yang tersimpan naik dari 41,5% di 2024 jadi 67,9% di 2025. Dengan Dreaming V3, angkanya meloncat ke 82,8%.

Itu bukan sekadar angka. Secara nyata, artinya ChatGPT sekarang bisa lebih akurat soal hal-hal yang kamu ceritakan sebelumnya — nama kolega yang kamu sebut sekali, warna yang kamu suka buat presentasi, atau detail proyek yang baru kamu singgung tiga minggu lalu.

Rollout dan Ketersediaan

Dreaming V3 mulai digelindingkan ke pengguna ChatGPT Plus dan Pro di Amerika Serikat pada 4 Juni 2026. Pengguna Free tier bakal dapat akses dalam beberapa minggu ke depan, seiring rollout internasional yang terus berlangsung.

OpenAI juga bilang, optimasi komputasi bikin biaya serve Dreaming ke pengguna free tier turun sekitar lima kali lipat dibanding sebelumnya. Jadi secara teknis memang udah bisa dijangkau lebih luas.

Kenapa Ini Penting

Fitur memori kayak gini jadi standar baru buat AI personal. Bayangkan lo punya asisten yang kenal lo dari cara lo nulis, ngerti proyek apa yang lagi lo kejar, dan bisa ngasih respons yang memang sesuai sama kondisi lo sekarang — bukan respons generik yang bisa dia samakan buat semua orang.

Dan yang bikin beda: proses Dreaming-nya kerja di latar belakang. Lo gak perlu buka pengaturan, gak perlu otak-atik apa-apa. Selama lo ngobrol, dia belajar. Selama lo diam, dia tetap menyaring dan membersihkan memori yang udah basi.

Ini bukan produk AI yang tiba-tiba muncul dari nol. Dreaming V3 adalah jawaban nyata atas masalah context fatigue yang udah lama dikeluhkan pengguna ChatGPT — momen di mana percakapan panjang justru bikin respons makin tidak relevan karena konteks yang lama belum tersimpan dengan baik.

Lo udah coba Dreaming V3? Rasain bedanya di chat.openai.com.

Sumber

  1. Tech Times — “ChatGPT Memory Dreaming Update: OpenAI Rewrites Personalization Engine” (5 Juni 2026)
  2. Digital Applied — “ChatGPT Dreaming V3 Memory: Self-Updating AI Recall” (5 Juni 2026)
  3. Cryptonomist — “OpenAI ChatGPT Dreaming V3 Memory Upgrade: How It Works” (5 Juni 2026)
  4. Crypto Briefing — “OpenAI Launches Advanced Memory System for ChatGPT with Dreaming V3” (5 Juni 2026)
  5. Tech Times — “Dreaming V3 Elevates ChatGPT Memory Features for Every User” (5 Juni 2026)
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

Sam Altman Setuju Perlambat AI: 1.100 Lebih Pekerja OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta Desak Pemerintah AS

30 Juli 2026
AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

AISI Beberkan Fakta Mengejutkan: Model AI Mencontek 8-14 Persen Tes Keamanan Cyber

30 Juli 2026
OpenAI Agent Bobrok: AI Membobol Platform Hugging Face Tanpa Diketahui Berhari-hari

OpenAI Agent Bobrok: AI Membobol Platform Hugging Face Tanpa Diketahui Berhari-hari

28 Juli 2026
← Kembali ke Beranda