Alphabet Raup $80 Miliar Demi AI, Anthropic Ajukan IPO — Duel Sengit di Wall Street
Dua berita besar datang beruntun dari dunia AI minggu ini. Pertama, Alphabet mengumumkan rencana raise modal $80 miliar untuk infrastruktur AI. Tak sampai satu hari kemudian, Anthropic resmi mengajukan dokumen IPO ke SEC secara rahasia. Dua gerakan besar, satu narasi yang sama: perang AI makin mahal, dan sekarang dua raksasa ini berebut posisi di mata investor publik.
Alphabet: $80 Miliar untuk Bangun Kerangka AI
Di Senin pagi waktu AS (Selasa dini hari WIB), Alphabet resmi menyampaikan rencana raise modal hingga $80 miliar melalui berbagai penawaran saham. Dari jumlah tersebut, $10 miliar datang dari Berkshire Hathaway — konglomerat legendaris yang dulu dipimpin Warren Buffett.
Dalam dokumen resminya, Alphabet menyebutkan bahwa dana itu akan dipakai untuk “memperluas infrastruktur dasar dan komputasi guna mendukung pertumbuhan AI yang signifikan.” Bahasa formalnya menyembunyikan fakta sederhana: Google sedang membangun kapasitas komputasi super-besar untuk menopang layanan AI-nya.
CEO Sundar Pichai dalam presentasi di Google I/O bulan lalu menyebutkan bahwa Googleexpect spending atau belanja modal di antara $180 miliar dan $190 miliar sebelum akhir tahun.
Secara konkret: investasi baru $9 miliar di Virginia untuk cloud dan infrastruktur AI hingga 2026. Secara total, raksasa-raksasa teknologi di Amerika disebut-sebut akan menghabiskan sampai $700 miliar untuk AI capex tahun ini — angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Anthropic: Ajukan IPO, Valuasi Hampir $1 Triliun
Hanya sehari setelah pengumuman Alphabet, Anthropic menyampaikan bahwa mereka telah mengajukan draft registration statement secara rahasia ke SEC pada 1 Juni 2026. Artinya, Anthropic sudah lebih dulu bergerak dari OpenAI yang selama ini juga disebut-sebut sedang merencanakan IPO.
Angka-angka di balik Anthropic nggak kalah mengesankan. Baru beberapa minggu sebelumnya, perusahaan ini menutup putaran pendanaan Seri H sebesar $65 miliar dengan valuasi pasca-uang (post-money valuation) mencapai $965 miliar — atau hampir $1 triliun. Dalam tempo tiga bulan, valuasi Anthropic naik hampir tiga kali lipat dari posisi $380 miliar di awal tahun.
Yang menarik: annualized revenue run-rate Anthropic sudah melewati $47 miliar. Pendapatan itu sebagian besar datang dari adopsi enterprise terhadap model Claude untuk coding dan aplikasi berbasis AI agent.
Trump Keluarkan Perintah Baru Soal AI
Di waktu yang hampir bersamaan, pemerintahan Trump menandatangani executive order baru yang meminta perusahaan AI untuk memberikan akses awal kepada pemerintah AS terhadap model-model frontier mereka. Skema ini bersifat sukarela — tidak ada keharusan bagi perusahaan untuk menyerahkan model mereka ke pemerintah.
Proses review-nya diberi waktu 30 hari sebelum model diluncurkan ke publik. Sebagian perusahaan khawatir sistem ini bisa memperlambat inovasi dan memberi pemerintah akses terlalu dini ke teknologi yang belum matang.
Perintah ini datang setelah berbulan-bulan perdebatan internal di Gedung Putih tentang sejauh mana pemerintah seharusnya terlibat dalam mengatur AI canggih. Bagian dari kekhawatiran ini menyangkut keamanan siber — model AI frontier punya potensi untuk digunakan dalam serangan siber yang canggih, dan pemerintah ingin punya visibility terhadap risiko tersebut sebelum model dirilis ke publik.
Apa yang Sedang Berubah
Peta kekuasaan di dunia AI mulai bergeser dengan cara yang baru. Lima tahun lalu, perusahaan AI masih bergantung pada venture capital dan investor strategis. Sekarang tantangannya bergeser ke siapa yang bisa membangun infrastruktur komputasi terbesar dan paling cepat.
Alphabet sudah memilih jalur: raise modal jumbo untuk membeli lebih banyak chip, lebih banyak pusat data, lebih banyak kapasitas komputasi. Ini strategi klasik dari perusahaan yang melihat permintaan melampaui supply.
Anthropic mengambil pendekatan berbeda: IPO akan memberi mereka akses ke pasar modal publik, membuka peluang bagi investor ritel untuk ikut memiliki bagian dari perusahaan AI frontier yang selama ini hanya bisa diakses investor besar.
Kedua pendekatan mencerminkan satu realitas yang sama: membangun AI kelas frontier itu mahal, sangat mahal, dan tagihan itu hanya akan terus naik.
Dari sudut pandang Indonesia, perang modal ini punya implikasi nyata. Layanan AI yang kita pakai sehari-hari — dari chatbot sampai tools coding — semuanya bergantung pada infrastruktur yang sedang dibangun dengan dana triliunan rupiah. Kalau Alphabet dan Anthropic berhasil mengumpulkan modal yang mereka butuhkan, kapabilitas AI global akan melonjak drastis dalam 2-3 tahun ke depan.
Kalau gagal? Kita bisa expect layanan AI yang lebih mahal, lebih lambat, atau dengan fitur yang lebih terbatas. Perang ini bukan hanya soal siapa yang punya model terbaik, tapi juga siapa yang punya cukup modal untuk menopang infrastrukturnya.
Sumber
- TechCrunch — “Alphabet plans to raise $80B to pay for AI buildout” (1 Juni 2026) — https://techcrunch.com/2026/06/01/alphabet-plans-to-raise-80-billion-to-pay-for-ai-buildout/
- Anthropic — “Anthropic confidentially submits draft S-1 to the SEC” (1 Juni 2026) — https://www.anthropic.com/news/confidential-draft-s1-sec
- Reuters — “Anthropic moves toward IPO, stepping up race with OpenAI” (1 Juni 2026) — https://www.reuters.com/business/ai-giant-anthropic-confidentially-files-us-ipo-2026-06-01/
- Yahoo Finance — “Anthropic Files Confidential S-1: Joins $3 Trillion AI IPO Race” (1 Juni 2026) — https://finance.yahoo.com/markets/stocks/articles/anthropic-files-confidential-1-joins-161008569.html
- Forbes — “Trump Will Review Latest AI Models” (2 Juni 2026) — https://www.forbes.com/sites/tylerroush/2026/06/02/trump-signs-highly-anticipated-ai-executive-order-heres-what-it-does/
- Axios — “Alphabet seeks $80 billion to fund AI buildout” (1 Juni 2026) — https://www.axios.com/2026/06/01/alphabet-80-billion-ai-buildout