AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

Meta Pecat 8.000 Karyawan demi AI: Ironi di Balik Rekor Pendapatan

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
Meta Pecat 8.000 Karyawan demi AI: Ironi di Balik Rekor Pendapatan

Meta Pecat 8.000 Karyawan demi AI: ironi di balik rekor pendapatan Bulan Mei 2026 jadi waktu yang menyakitkan bagi ribuan karyawan Meta. Raksasa media sosial itu memulai gelombang PHK terbesar keduanya dalam tiga tahun, dengan memotong sekitar 8.000 posisi — atau setara 10 persen dari total tenaga kerja mereka. Yang ironis, langkah ini datang hanya beberapa minggu setelah Meta mencatat rekor pendapatan kuartalan sebesar 56 miliar dolar. Ini bukan PHK biasa. Ini adalah perubahan arah perusahaan secara fundamental. ## Dari Penyesalan ke Pragmatisme Ketika Mark Zuckerberg memotong 11.000 posisi pada November 2022, dia meminta maaf secara terbuka. “Saya salah, dan saya bertanggung jawab atas itu,” tulisnya dalam pesan ke karyawan. Saat itu, Meta sedang berjuang memulihkan diri dari crash harga saham dan kesalahan hiring massal di era pandemi. Sekarang, lima tahun berlalu, nada Zuckerberg sudah berubah total. Saat mengumumkan PHK terbaru di April lalu, tidak ada kata maaf. Hanya penjelasan dingin bahwa pemotongan tenaga kerja adalah bagian dari “kebutuhan untuk menjalankan perusahaan lebih efisien dan mengoffset investasi lain yang sedang kami lakukan.” Perbedaannya tajam. Dulu Zuckerberg minta maaf karena over-hiring. Sekarang dia tenang-tenang saja memecat 8.000 orang sambil mengangkat belanja AI ke angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. ## 145 Miliar Dolar untuk AI Di saat yang sama dengan PHK, Meta raise panduan belanja modal (capex) untuk 2026 menjadi 125 hingga 145 miliar dolar. Angka ini hampir dua kali lipat dari belanja modal 2025 yang sebesar 72,2 miliar dolar, dan naik drastis dari 39,2 miliar dolar di 2024. CFO Meta Susan Li mengakui hal ini dalam panggilan earnings Q1 2026: “Pengalaman kami sejauh ini adalah kami terus underestimate kebutuhan komputasi, bahkan saat kami sudah menambah kapasitas secara signifikan — karena kemajuan AI terus berlanjut dan tim kami terus mengidentifikasi proyek dan inisiatif baru yang menarik.” Artinya, Meta terus menemukan cara baru untuk menghabiskan uang di AI, dan setiap angka yang mereka prediksi selalu terlampaui oleh kenyataan. ## PHK Bertahap Sepanjang 2026 Yang membuat situasi makin berat adalah bahwa PHK Mei ini bukan yang terakhir. Sumber internal yang berbicara tanpa ingin disebutkan nama bilang bahwa Meta direncanakan melakukan gelombang PHK lagi di Agustus, lalu satu gelombang lagi di kuartal fall. Totalnya bisa mencapai 20 persen dari seluruh workforce. Meta juga membatalkan rencana untuk mengisi 6.000 posisi kosong yang sudah dibuka. Jadi selain memecat karyawan yang ada, mereka juga tidak menambah orang baru. Pada Januari lalu, Meta sudah memotong sekitar 1.000 posisi di unit Reality Labs. Lalu di Maret, ratusan karyawan lainnya terdampak. Mereka juga berhenti menggunakan vendor pihak ketiga dan kontraktor untuk tugas moderasi konten. ## Rekor Pendapatan, Tapi Tenaga Kerja Dipotong Konteksnya penting: Meta tidak dalam kondisi sekarat. Q1 2026 mereka catat pendapatan 56 miliar dolar, rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Saham mereka juga masih kuat. Tapi Zuckerberg memilih untuk tidak investasi di manusia. Dia investasi di chip, data center, dan infrastruktur AI. PHK dan raise capex terjadi bersamaan — bukan kebetulan. Para analis lihat ini sebagai tanda bahwa Meta sedang dalam perjalanan menjadi perusahaan AI yang benar-benar berbeda dari perusahaan media sosial yang dulu. Semua yang tidak langsung mendukung ambitions AI akan terus dikurangi. ## Apa Arti Bagi Industri Tren Meta ini menunjukkan arah yang sedang terjadi di banyak perusahaan tech besar. Mereka generate uang dari AI sekarang, tapi uang itu langsung diputar ulang untuk bangun infrastruktur AI yang lebih besar — bukan untuk menambah tenaga kerja. Kalau Meta, dengan 8.000 PHK dan 145 miliar dolar capex, jadi toll yang sangat nyata bahwa era “AI menciptakan lapangan kerja” belum tentu datang secepat yang dijanjikan. Yang ada sekarang adalah transisi besar-besaran: dari tenaga kerja manusia ke tenaga kerja mesin. Bagi kita yang di luar sana, ini jadi pengingat bahwa optimisme soal AI itu perlu dibedakan dari realitas di lapangan. Perusahaan yang paling gencar bercerita soal AI ternyata juga yang paling agresif memotong posisi manusia. --- ## Sumber 1. CNBC — “Meta’s layoffs starting this week underscore Zuckerberg’s AI reality” (18 Mei 2026) — https://www.cnbc.com/2026/05/18/metas-layoffs-starting-this-week-underscore-zuckerbergs-ai-reality-.html 2. TNW — “Meta cuts 8,000 jobs amid record $56B quarterly revenue as Zuckerberg prioritizes AI” (19 Mei 2026) — https://thenextweb.com/news/meta-layoffs-8000-zuckerberg-ai-reality-may-2026 3. TechCrunch — “Meta to cut 10% of jobs, or 8,000 employees, report says” (23 April 2026) — https://techcrunch.com/2026/04/23/meta-job-cuts-10-percent-8000-employees/ 4. Yahoo Finance — “Mark Zuckerberg Just Told 8,000 Employees Their Layoffs Are a Necessary Trade-off for AI” (8 Mei 2026) — https://finance.yahoo.com/markets/stocks/articles/mark-zuckerberg-just-told-8-130817610.html

Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Anthropic Kalahkan OpenAI di Daftar Perusahaan Paling Menjanjikan 2026

Anthropic Kalahkan OpenAI di Daftar Perusahaan Paling Menjanjikan 2026

21 Mei 2026
Apple Pasang Kamera di AirPods: Siri Bakal Bisa Lihat Dunia

Apple Pasang Kamera di AirPods: Siri Bakal Bisa Lihat Dunia

17 Mei 2026
← Kembali ke Beranda