AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

Unitree GD01: Robot Mecha Sebesar Mobil yang Bisa Dikendarai dan Berubah Bentuk

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
Unitree GD01: Robot Mecha Sebesar Mobil yang Bisa Dikendarai dan Berubah Bentuk

Unitree GD01: Robot Mecha Sebesar Mobil yang Bisa Dikendarai dan Berubah Bentuk Bayangkan masuk ke dalam tubuh robot setinggi 2,7 meter, melangkah dengan kaki mekanis melewati jalan, lalu dalam hitungan detik berubah jadi kendaraan berkaki empat yang bisa ditunggangi. Bukan Adegan Film Jepang. Ini Unitree GD01. Perusahaan robotika asal China, Unitree Robotics, resmi memperkenalkan GD01 pada 12 Mei 2026 sebagai “mecha berawak pertama di dunia yang siap diproduksi massal.” Harga opsi: 3,9 juta yuan atau sekitar 540.000 sampai 650.000 dolar AS, tergantung kurs yang dipakai. CEO Unitree, Wang Xingxing, duduk di dalam GD01 saat demo. Rekaman video menunjukkan robot setinggi hampir tiga meter itu melangkah maju, lalu tangan mekanisnya menghancurkan dinding. Adegan ini viral di platform digital China maupun luar negeri. “Akhirnya kita memiliki Gundam sungguhan!” tulis seorang pengguna Weibo. Komentar lain menyebut Adegan itu terasa seperti melihat Transformers di dunia nyata. GD01 bukan sekadar robot besar yang kaku. Mesin ini bisa berubah antara dua mode. Mode pertama: bipedal, alias berjalan dengan dua kaki seperti manusia. Mode kedua: quadrupedal, lalu merangkak dengan empat kaki seperti binatang dan bisa dinaiki sebagai kendaraan. ## GD01: Spesifikasi Bobotnya sekitar 500 kilogram sudah termasuk pilot di dalam. Secara fisik, GD01 termasuk mesin yang berat dan besar — setingkat dengan mobil kecil. Tapi kemampuan berubah bentuknya itu yang membuatnya unik dibanding robot humanoid lain di luar sana. Kecepatan berubah bentuk antar mode belum diungkap secara rinci. Banyak produk robot yang selama ini sekadar pajangan di lab, tidak pernah sampai ke konsumen. GD01 berbeda. Unitree sudah kasih harga, rencana produksi, dan demo langsung oleh CEO. Itu menunjukkan produk ini punya jalur komersialisasi nyata, bukan sekadar demonstrasi teknologi. “Soal harga 3,9 juta yuan dan rencana produksi massal, ini masih harga awal dan bisa berubah tergantung optimasi performa,” tutur Huang Jiawei, staf pemasaran Unitree Robotics, kepada Global Times. Harga itu belum final — tapi sudah ada angka, sudah ada bakal pembeli. ## Data dan Market Share Ada angka penting dari demo GD01: perusahaan China menyumbang hampir 90% penjualan robot humanoid global di 2025. Unitree sendiri mengirim lebih dari 5.500 unit robot humanoid tahun lalu. Itu bukan angka kecil. Seorang analis robotika Eropa, Lukas Ziegler, menulis di X bahwa China sedang membangun robot lebih cepat, lebih murah, dan dalam skala yang tidak bisa ditiru pihak lain. Perbandingannya: Barat membangun robot humanoid yang impresif. China membangunnya lebih cepat dan dalam volume yang jauh lebih besar. Sehebat apapun demo GD01, ada tantangan nyata sebelum produk ini jadi mainstream. Keluar masuk dari dalam mesin masih sulit. Daya tahan baterai masih jadi pertanyaan untuk penggunaan lama. Kenyamanan belum memadai untuk penggunaan harian. Regulasi untuk kendaraan berat berawak di jalan masih belum jelas. Perawatan dan perbaikan mesin segede ini tidak sederhana. ## Tantangan ke Depan Chen Jing, wakil presiden Institute of Technology and Strategy Research, bilang GD01 menunjukkan China sudah melewati ambang rekayasa di bidang embodied AI. Untuk penggunaan yang paling realistis dalam jangka pendek: taman hiburan dan hiburan imersif, lokasi syuting film, operasi penyelamatan di lingkungan berbahaya, pekerjaan di medan sulit yang tidak bisa diakses kendaraan biasa. Masih jauh dari massal, tapi GD01 membuktikan jalur dari imajinasi sci-fi ke produk nyata bukan mustahil — dan China yang melangkah duluan di sini. GD01 bukan sekadar gimmick. Produk ini jadi penanda, bahwa teknologi robotika humanoid China sudah masuk fase engineering threshold — sudah bukan lagi demonstrasi lab, tapi sudah punya harga, jalur produksi, dan pasar nyata. Bagi Indonesia, ini panggilan bahwa kompetisi robotika global sudah dimulai, dan China sudah di depan. ## Sumber 1. Global Times — “Science fiction becomes reality: Unitree Robotics unveils world’s first production-ready manned mecha” (12 Mei 2026) — https://www.globaltimes.cn/page/202605/1360822.shtml 2. The Tech Buzz — “The Unitree GD01 Is a Giant Mecha Robot You Can Actually Buy” (12 Mei 2026) — https://www.techbuzz.ai/articles/the-unitree-gd01-is-a-giant-mecha-robot-you-can-actually-buy 3. Interesting Engineering — “Unitree unveils optionally manned transformer robot GD01” (Mei 2026) — https://interestingengineering.com/ai-robotics/video-unitree-launches-the-worlds-first-production-ready-manned-mecha-robot

Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Stanford AI Index 2026: Investasi AI Tembus 581 Miliar Dollar, AS 23 Kali Lipat dari China

Stanford AI Index 2026: Investasi AI Tembus 581 Miliar Dollar, AS 23 Kali Lipat dari China

23 Juli 2026
China Patahkan Rantai AI Companion: ByteDance dan Alibaba Matikan Agent Pribadi

China Patahkan Rantai AI Companion: ByteDance dan Alibaba Matikan Agent Pribadi

7 Juli 2026
China Beri KTP Digital untuk AI Agent, Standar Nasional Pertama di Dunia

China Beri KTP Digital untuk AI Agent, Standar Nasional Pertama di Dunia

29 Juni 2026
← Kembali ke Beranda