AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

OpenAI Klaim AI Selesaikan Masalah Navier-Stokes, 10.000 Agen Bekerja 88 Jam

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
OpenAI Klaim AI Selesaikan Masalah Navier-Stokes, 10.000 Agen Bekerja 88 Jam

OpenAI mengumumkan pada 8 September 2026 bahwa model internal terbaru mereka berhasil menyelesaikan masalah Navier-Stokes — salah satu dari tujuh Millennium Prize Problems yang belum terpecahkan selama kurang lebih 90 tahun. Tidak dengan satu model besar, melainkan dengan mengaktifkan sekitar 10.000 agen AI secara bersamaan.

Cara Kerja 10.000 Agen

Menurut pernyataan resmi OpenAI yang dipublikasikan di blog perusahaannya, sistem agen dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapat kemampuan untuk berkomunikasi di dalam kelompok dan mengakses alat seperti pembacaan dari versi tersimpan internet serta eksekusi kode.

Kelompok yang menghasilkan solusi Navier-Stokes menjalankan sekitar 10.000 agen secara bersamaan. Mereka menghasilkan resolusi pada 5 September 2026, atau sekitar 88 jam setelah agen pertama dijalankan pada 1 September.

Selama proses itu, para agen saling bertukar 2,7 juta pesan. Proses ini menghabiskan sumber daya komputasi yang nilainya ditaksir setara dengan 15 juta dolar AS.

Bukti yang dihasilkan terdiri dari 165 halaman. OpenAI juga mempublikasikan formalisasi bukti tersebut secara terbuka sehingga komunitas matematika bisa memeriksa setiap langkah secara ketat.

Masalah yang Diresmikan

Navier-Stokes adalah persamaan yang menjelaskan bagaimana fluida bergerak — dari aliran udara di sekitar sayap pesawat hingga pusaran air di sungai. Masalah spesifik yang disebut Navier-Stokes existence and smoothness menanyakan: jika fluida memulai dengan gerakan yang mulus dan teratur, apakah bisa tetap mulus selamanya, atau apakah akan ada momen di mana ia menjadi tidak terhingga (mengembangkan singularitas)?

Jawaban yang dihasilkan OpenAI menunjukkan bahwa singularitas dapat terbentuk dalam waktu terbatas — fluida bisa pecah menjadi tidak terhingga meskipun dimulai dalam kondisi mulus.

Masalah ini adalah salah satu dari tujuh Millennium Prize Problems yang ditetapkan Clay Mathematics Institute pada tahun 2000. Masing-masing menawarkan hadiah satu juta dolar AS bagi yang bisa memecahkannya. Satu-satunya yang berhasil diselesaikan hingga saat ini adalah conjecture matematika yang dibuktikan oleh Grigori Perelman pada 2000-an.

Model yang Lebih Kuat dari GPT-6 Astra

Yang mengejutkan, model yang digunakan untuk menyelesaikan Navier-Stokes bukan GPT-6 Astra yang baru dirilis September lalu. OpenAI menyebut model internal ini “signifikan lebih mampu” dibandingkan GPT-6 Astra, dan pelatihan model tersebut masih berlangsung.

“Untuk memberi konteks, GPT-6 Astra saja sudah menggemparkan banyak orang dengan kemampuannya,” tulis OpenAI dalam pengumuman resminya. “Tapi bukti ini dihasilkan oleh model yang jauh lebih kuat.”

Pelatihan model baru ini dimulai sejak 28 Agustus 2026, menurut perusahaan.

Kontroversi: Apakah Solusi Hasil Curian?

Kabar besar ini segera diwarnai kontroversi. Tristan Buckmaster, profesor matematika di New York University, mengeluarkan pernyataan di situsnya yang menyebut bahwa ia dan kolega Levent Alpoge (yang bekerja di Anthropic, pesaing OpenAI) juga tengah mengerjakan masalah yang berkaitan dengan Navier-Stokes.

Buckmaster menyebut ia menerima “petunjuk” bahwa informasi tentang kemajuan timnya telah diberikan ke OpenAI. Ia juga mencatat bahwa rute solusi OpenAI sangat mirip dengan pendekatan mereka sendiri — sesuatu yang “bukan sesuatu yang bisa dicapai dalam beberapa hari dengan memberikan pernyataan masalah ke model.”

Dalam sebuah postingan di forum komunitas OpenAI, Buckmaster menulis bahwa ia dan Alpoge menggunakan ide dari Diego Cordoba dan Luis Martinez Zoroa sebagai titik awal. Ia menegaskan belum melihat bukti OpenAI dan tidak mengetahui dengan pasti apakah data mereka digunakan.

OpenAI sendiri menyatakan tidak mengakses data pengguna tertentu untuk menyelesaikan masalah ini. Namun perusahaan juga mengakui tidak bisa sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan bahwa data yang telah dihapus identitasnya dari penggunaan produk mereka oleh Alpoge mungkin membantu meningkatkan model.

Altman membela perusahaan di X, menulis bahwa timnya “sangat menginginkan koordinasi.” Ia menambahkan bahwa timnya tidak buru-buru mempublikasikan meskipun tim lain tidak berkomunikasi dengan mereka, dan menyebut tuduhan plagiarisme tanpa dasar.

Bukan Klaim Hadiah Millennium

OpenAI secara tegas menyatakan tidak bermaksud mengklaim hadiah Millennium Prize. “Kami tidak bermaksud mengklaim Millennium Prize untuk hasil ini,” tulis perusahaan. “Momen ini adalah representasi dari pekerjaan substansial oleh matematikawan dan peneliti AI.”

Bukti ini masih harus melalui verifikasi dari komunitas matematika internasional. Clay Mathematics Institute belum memberikan komentar atas pengumuman ini.

Jakub Pachocki, ilmuwan senior OpenAI, menggambarkan momen ini sebagai bukti betapa jauhnya AI telah berkembang. “Fakta bahwa kita sekarang berdiskusi tentang Millennium Problem menunjukkan betapa jauh AI telah berkembang dan betapa cepatnya AI kemajuan,” katanya.

Apa Artinya Ini untuk AI

Jika bukti ini tahan terhadap uji verifikasi, ini akan menjadi pertama kalinya AI membantu menghasilkan solusi untuk masalah matematika yang tidak terpecahkan selama hampir seabad. Ini menunjukkan bahwa sistem multi-agen AI — bukan satu model besar — bisa menjadi pendekatan baru untuk menangani masalah yang terlalu kompleks bagi satu AI saja.

Agent-agen dalam kasus ini bekerja secara paralel, masing-masing menangani aspek berbeda dari masalah, berkomunikasi dan menggabungkan hasilnya. Skala 10.000 agen yang berjalan bersamaan dan menghasilkan jutaan pesan selama beberapa hari menunjukkan kompleksitas yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam sistem AI otonom.

Paling tidak, episode ini menunjukkan bahwa batas kemampuan AI dalam matematika tingkat tinggi kini telah tercapai — dan batas itu mungkin jauh lebih tinggi dari yang siapapun perkirakan.

Sumber

  1. OpenAI — “On the Navier-Stokes Millennium Prize Problem” (8 September 2026)
  2. CNBC — “OpenAI claims to have solved the 90-year-old Navier-Stokes math problem in 88 hours” (9 September 2026)
  3. Chosun Ilbo — “OpenAI’s 10,000 Agents Solve 92-Year Navier-Stokes Problem” (10 September 2026)
  4. ABC News — “Controversy erupts as OpenAI claims solution to Navier Stokes maths problem” (10 September 2026)
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Figure AI Geser Uber: Incar Pembiayaan Pra-IPO $3,5 Miliar, Kerahkan 100.000 GPU Vera Rubin

Figure AI Geser Uber: Incar Pembiayaan Pra-IPO $3,5 Miliar, Kerahkan 100.000 GPU Vera Rubin

15 September 2026
Biaya Coding Agent: Qwen3.8-Flash, GLM-5.3-Flash, dan DeepSeek V4.1-Flash

Biaya Coding Agent: Qwen3.8-Flash, GLM-5.3-Flash, dan DeepSeek V4.1-Flash

15 September 2026
LG Bangun Robot Humanoid Berbasis Nvidia Isaac GR00T — Target Meluncur Kuartal Pertama 2027

LG Bangun Robot Humanoid Berbasis Nvidia Isaac GR00T — Target Meluncur Kuartal Pertama 2027

14 September 2026
← Kembali ke Beranda