Cognition AI Bidik Valuasi $40 Miliar: Devin Lebih Bernilai dari Cursor?
Cognition AI, startup di balik asisten coding otonom Devin, sedang dalam pembicaraan awal untuk mengumpulkan dana segar dengan valuasi setidaknya $40 miliar. Angka ini melonjak 54% dari valuasi terakhirnya yang sebesar $26 miliar—dan itu terjadi dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Bloomberg pertama kali melaporkan kabar ini pada 12 Agustus 2026, mengutip sumber yang mengetahui langsung proses tersebut. TechCrunch dan Seeking Alpha segera mengonfirmasi kabar yang sama. Valuasi $40 miliar itu bahkan sudah melampaui valuasi Cursor, alat coding AI dari Anysphere yang terakhir duduk di $29,3 miliar dengan pendapatan tahunan sekitar $2 miliar per Februari 2026.
Lonjakan Lebih Tajam dari Cursor
Menurut data dari Tech Funding News, trajektori valuasi Cognition jauh lebih tajam dibanding Cursor. Dalam waktu enam bulan hingga Juni 2026, Cursor berkembang menjadi perusahaan dengan pendapatan tahunan sekitar $2 miliar—angka yang umumnya memberi valuasi sekitar $29,3 miliar berdasarkan kelipatan pendapatan yang berlaku di industri. Cognition, di sisi lain, disebutkan masih membidik target pendapatan yang jauh lebih ambisius.
Scott Daily, CEO Cognition, dalam sebuah postingan di LinkedIn bulan lalu mengatakan bahwa Devin kini digunakan oleh ratusan perusahaan enterprise di berbagai sektor, termasuk finansial, kesehatan, dan ritel. Postingannya itu menandai salah satu kali ia bicara terbuka tentang metrik bisnis perusahaannya.
Fondasi valuasi $40 miliar ini juga diperkuat oleh dukungan Peter Thiel dan Founders Fund, yang sudah menjadi investor Cognition sejak awal. Dengan dukungan investor sekelas Thiel dan target pendapatan yang terus meningkat, kenaikan 54% dalam tiga bulan bukan hal yang mengherankan di mata analis.
Devin: Apa yang Bikin Enterprise Rela Bayar?
Devin membedakan diri dari alat coding AI lain seperti Cursor, Copilot, atau Claude Code lewat pendekatan agen otonom penuh. Alih-alih hanya menyelesaikan satu baris kode atau satu fungsi, Devin mampu mengambil tugas engineering kompleks dari awal sampai akhir—termasuk debugging, refactoring, bahkan deployment.
Ulasan dari para engineer yang bekerja dengannya menggambarkan Devin sebagai rekan coding yang tidak pernah tidur. Satu thread di forum Braintrust menyebut Devin lebih konsisten daripada intern junior, tapi butuh pengawalan ketat di bagian keamanan.
Laporan dari Uvik Software menunjukkan bahwa 90% developer yang menggunakan AI coding tool menghemat setidaknya satu jam per minggu. Tetapi 20% di antaranya—yang menggunakan agen otonom seperti Devin—menghemat delapan jam atau lebih. Ini menunjukkan value proposition yang berbeda: Devin bukan sekadar autocomplete, tapi asisten yang bisa menerima delegated tugas utuh.
Perbandingan dengan Kompetitor
Dari sisi valuasi, ekosistem AI coding kini sudah mencapai angka-angka yang luar biasa. Cursor, yang dibangun oleh Anysphere, terakhir di $29,3 miliar. GitHub Copilot, yang berbasis di ekosistem Microsoft, tidak dipublikasikan secara resmi, tapi laporan mengisyaratkan bahwa ARR-nya sudah jauh melampaui $1 miliar. Sementara Cognition—dengan basis pengguna enterprise yang lebih kecil—bukannya lebih rendah, malah melewati Cursor.
Yang menarik, analis di Silicon Republic mencatat bahwa lonjakan valuasi ini terjadi ketika pasar secara keseluruhan sedang berhati-hati terhadap ekspansi AI yang mahal. Banyak perusahaan tech besar justru mengurangi belanja komputasi. Tapi pendanaan untuk AI coding tetap deras mengalir.
Para penanam modal tampaknya percaya bahwa alat coding AI punya jalur langsung ke bottom line: mengurangi biaya engineering, mempercepat siklus rilis, dan—yang paling penting—bisa diskalakan tanpa perlu penambahan jumlah karyawan secara proporsional.
Apakah Valuasi Ini Wajar?
Di titik ini, wajar untuk bertanya: apakah $40 miliar masuk akal untuk perusahaan yang pendapatannya belum dipublikasikan secara resmi?
Bergantung pada metrik yang digunakan. Jika Cursor dengan ARR $2 miliar dievaluasi $29,3 miliar, itu berarti kelipatan sekitar 14-15x pendapatan. Kalau Cognition punya ARR yang jauh lebih kecil tapi trajektori yang lebih agresif, $40 miliar bisa jadi premium untuk pertumbuhan, bukan untuk pendapatan saat ini.
Fondasi untuk valuasi setinggi ini adalah ekspektasi bahwa agen coding AI akan menjadi standar di setiap tim engineering. Kalau prediksi itu benar, maka perusahaan yang mendominasi pasar akan bernilai jauh lebih besar dari $40 miliar dalam beberapa tahun ke depan.
Yang tidak boleh dilupakan: pasar ini masih sangat muda. Devin pertama kali diperkenalkan ke publik belum lama berselang. Cursor sudah lebih dulu mapan. Dan Anthropic baru saja mengumumkan watermarking untuk output AI mereka—sebuah pengingat bahwa regulator sedang mengawasi ketat sektor ini.
Scott Daily, dalam wawancara dengan TechCrunch tahun lalu, pernah berkata bahwa tujuannya bukan sekadar membuat alat coding, tapi membangun agen AI yang bisa diandalkan untuk tugas engineering nyata di production. Kalau misi itu berhasil, $40 miliar mungkin justru jadi angka kecil.
Ringkasan
Cognition AI tengah dalam pembicaraan pendanaan yang bisa membawa valuasinya ke $40 miliar—naik 54% dari valuasi $26 miliar dalam waktu kurang dari 90 hari. Dengan dukungan Founders Fund, basis enterprise yang terus bertumbuh, dan Devin sebagai produk andalan, startup ini diposisikan untuk memimpin pasar AI coding yang valuasinya sudah melewati Cursor. Pertanyaannya bukan apakah valuasi ini terlalu tinggi, tapi apakah pertumbuhan pendapatan bisa memenuhi ekspektasi investor.
Sumber
- TechCrunch — “AI coding startup Cognition reportedly already in talks to raise at $40B valuation” (12 Agustus 2026)
- Silicon Republic — “Coding start-up Cognition eyes $40bn valuation in new round” (12 Agustus 2026)
- Tech Funding News — “Cognition AI eyes $40B valuation less than three months after $26B mark” (12 Agustus 2026)
- Bitcoin World — “Cognition Talks Raise at $40B Valuation” (12 Agustus 2026)
- Coin Turk — “Cognition AI Looks to Double Valuation in New Funding Round” (12 Agustus 2026)