Universitas Tennessee Gugat Anthropic, Klaim Claude Langgar Paten Jaringan Saraf
University of Tennessee Research Foundation menggugat Anthropic, perusahaan di balik AI Claude, dengan tuduhan pelanggaran paten jaringan saraf. Gugatan diajukan di pengadilan federal Delaware pada 21 Juli 2026, hanya beberapa hari setelah Anthropic menyelesaikan kasus hak cipta besar lainnya senilai $1,5 miliar.
Isi Gugatan
Menurut Reuters dan Bloomberglaw, yayasan penelitian universitas di Knoxville, Tennessee ini mengklaim bahwa sistem AI Anthropic melanggar dua paten yang mencakup kontribusi signifikan di bidang jaringan saraf tiruan. Paten yang dimaksud adalah US Patent Nos. 10.019.470 dan 10.095.718.
Yayasan meminta pengadilan untuk menetapkan jumlah ganti rugi yang tidakspecified dan memerintahkan Anthropic untuk menghentikan penggunaan teknologi yang melanggar paten tersebut.
Latar Belakang: Anthropic Baru Saja Selesai Bayar $1,5 Miliar
Gugatan paten ini muncul di saat Anthropic sedang berusaha menyelesaikan berbagai masalah hukum. Pada September 2025, perusahaan setuju membayar $1,5 miliar untuk menyelesaikan gugatan class action dari penulis yang mengklaim buku-buku berhak cipta digunakan tanpa izin untuk melatih model Claude. Kasus hak cipta itu merupakan salah satu penyelesaian terbesar dalam sejarah industri AI.
Sekarang perusahaan menghadapi tuduhan baru yang berasal dari sektor akademik, bukan dari creator konten.
Apa yang Dianggap Melanggar?
Kedua paten yang disebut dalam gugatan berfokus pada teknologi jaringan saraf yang meningkatkan kemampuan pemrosesan bahasa alami dan pembelajaran model bahasa besar. Universitas Tennessee secara khusus mengembangkan dan mematenkan inovasi di bidang ini melalui penelitiannya.
Universitas menganggap kontribusi penelitian mereka digunakan tanpa izin dalam pengembangan arsitektur yang mendasari Claude. Jika gugatan ini menang, ini bisa menjadi preseden bagi universitas lain untuk ikut menggugat perusahaan AI yang menggunakan hasil riset mereka.
Respons dan Langkah Berikutnya
Anthropic belum memberikan komentar publik atas gugatan ini. Perusahaan biasanya merespons dengan motions hukum sebelum kasus masuk tahap eksplorasi bukti.
Secara historis, perusahaan teknologi besar biasanya melawan gugatan paten seperti ini dengan arguments bahwa paten yang bersangkutan tidak berlaku atau tidak dilanggar. Namun kasus ini berbeda karena datang dari institusi penelitian yang kredibel dengan rekam jejak inovasi di bidang jaringan saraf.
Gugatan ini menambah panjang daftar tantangan hukum yang dihadapi Anthropic dan industri AI secara umum. Dari hak cipta konten hingga paten teknologi, perusahaan AI sekarang menghadapi pengawasan hukum di banyak fronts sekaligus.
Industri akan mengamati kasus ini dengan saksama. Jika University of Tennessee menang, ribuan penelitian akademik lain bisa berpotensi mengklaim kompensasi dari perusahaan AI yang telah menggunakan temuan mereka.
Sumber
- Reuters — “University of Tennessee sues Anthropic over neural network technology” (21 Juli 2026)
- Bloomberg Law — “Anthropic Hit With Patent Suit Over Claude AI Neural Networks” (21 Juli 2026)
- Knox News — “University of Tennessee suing Claude AI creator Anthropic over patents” (21 Juli 2026)
- The Star — “University of Tennessee sues Anthropic over neural network technology” (21 Juli 2026)
- NewsNation — “Anthropic sued for infringing on neural network patent” (21 Juli 2026)