Apple Rilis Siri AI Generasi Baru di WWDC 2026, Partners with Google Gemini
Apple resmi memperkenalkan Siri AI, asisten virtual generasi baru yang sejauh ini menjadi pembaruan paling signifikan sejak Siri pertama kali meluncur di iPhone 4S tahun 2011. Pengumuman ini terjadi di WWDC 2026, Senin (8 Juni) di Apple Park, Cupertino, California — dan menandai momen penting bagi Apple yang selama dua tahun terakhir terus dikejar oleh pesaingnya di ranah AI.
Siri AI: Percakapan Lebih Alami, Bisa Akses Aplikasi
Siri AI bukan sekadar pembaruan antarmuka. Apple mengklaim asisten ini dibangun di atas arsitektur baru yang dirancang khusus untuk menjaga privasi pengguna. Dengan Google Gemini sebagai mesin di balik layar, Siri AI kini mampu memahami konteks percakapan secara lebih mendalam, menjawab pertanyaan kompleks, dan mengakses informasi dari berbagai aplikasi di perangkat.
Apple menyebut bahwa Siri AI akan hadir sebagai aplikasi mandiri — terpisah dari aplikasi Settings atau aplikasi lain — sehingga pengguna bisa membukapercakapan baru tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang digunakan. Asisten ini juga bisa menganalisis layar yang sedang aktif, memungkinkan pengguna bertanya sesuatu tentang konten yang sedang ditampilkan.
Craig Federighi, Senior Vice President Software Engineering Apple, menegaskan pendekatan privasi perusahaan dalam setiap langkah pengembangan AI. “Privasi dalam AI tidak bisa ditawar,” katanya dalam presentasi di atas panggung. “Data hanya digunakan untuk menjalankan permintaan kamu, dan pihak luar bisa memverifikasi janji ini kapan saja.”
Apple Intelligence Melintasi Aplikasi
Bersama Siri AI, Apple juga memperkenalkan serangkaian fitur Apple Intelligence yang tersebar di berbagai aplikasi native:
Fotos: Alat baru bernama Extend memungkinkan pengguna memperluas batas foto dan mengisi ruang kosong yang dihasilkan dengan konten yang sesuai. Ada juga alat untuk menyesuaikan komposisi foto setelah diambil. Semua foto yang diedit AI akan ditandai dengan SynthID, tanda air digital dari Google DeepMind yang menunjukkan bahwa konten tersebut dihasilkan oleh AI.
Safari: Tab management berbasis AI kini bisa mengelompokkan tab secara otomatis berdasarkan konteks penelusuran.
Messages: Apple Intelligence memberikan saran balasan berbasis AI, membantu pengguna merespons pesan tanpa harus mengetik manual.
Mail dan Phone: Aplikasi Email kini bisa menarik konteks dari aplikasi lain seperti Messages dan Mail secara langsung di tengah panggilan telepon.
Child Safety: Apple memperluas fitur keamanan anak dengan alat baru yang membantu orang tua mengelola pengalaman digital keluarga, termasuk batas waktu layar dan persetujuan orang tua untuk pembelian.
Rangkaian Fitur Apple Intelligence Lainnya
Apple Intelligence juga membawa peningkatan ke Home, Shortcuts, dan Apple Watch. watchOS 27 memungkinkan Siri AI diakses langsung dari pergelangan tangan — pengguna bisa memulai percakapan di Apple Watch danMelanjutkan di iPhone, atau sebaliknya. AirPods Pro juga mendapat integrasi Siri AI untuk interaksi suara yang lebih natural.
Selain itu, Apple memberikan bocoran tentang kemungkinan hadirnya iPhone lipat di masa depan. Pengamat menemukan referensi seperti “foldState” dan “angleDegrees” di dalam file developer beta iOS 27, yang mengisyaratkan Apple sedang mempersiapkan perangkat lipat.Apple belum secara resmi mengkonfirmasi hal ini.
Kode Baru: macOS 27 Bernama “Golden Gate”
WWDC 2026 juga memperkenalkan macOS 27 dengan nama sandi “Golden Gate” sebagai penghormatan untuk landmark San Francisco. Nama ini cukup mengejutkan bagi pengamat Apple karena perusahaan biasanya menggunakan nama lokasi California untuk sistem operasi mereka.
Dari sisi AI, macOS 27 membawa Apple Intelligence dan Siri AI ke lini Mac, memungkinkan integrasi yang lebih dalam dengan aplikasi produktivitas. Pengembangan aplikasi lintas platform juga dipermudah dengan API baru yang memungkinkan developer mengintegrasikan Siri AI ke dalam aplikasi mereka.
Momen Bersejarah: WWDC Terakhir Tim Cook
WWDC 2026 punya nuansa perpisahan. Ini adalah keynote tahunan terakhir yang dipimpin oleh Tim Cook sebagai CEO Apple. Dia akan menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering, pada September 2025 mendatang. Dalam video penutup, Cook menyampaikan pesan perpisahan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh komunitas developer Apple.
Ternus tidak tampil di atas panggung durante keynote. Ini cukup menarik perhatian pengamat karena biasanya transisi kepemimpinan perusahaan tecnológicos accompanied by public visibility.
Detail Peluncuran: Kapan Bisa Dicoba?
Apple membuka akses Apple Developer Program untuk pengujian fitur AI mulai hari ini (9 Juni). Beta publik akan dirilis bulan depan, dan pembaruan perangkat lunak secara gratis untuk konsumen akan tersedia di musim gugur 2026 bersamaan dengan peluncuran lini iPhone 17.
Pembaruan akan tersedia untuk iOS 27, iPadOS 27, macOS 27 Golden Gate, watchOS 27, visionOS 27, dan tvOS 27. Semua perangkat yang mendukung Apple Intelligence generasi sebelumnya diharapkan bisa mengakses sebagian fitur, meskipun beberapa fitur baru mungkin memerlukan perangkat keras terbaru.
Laporan dari berbagai media menunjukkan bahwa animo developer terhadap WWDC tahun ini sangat tinggi. Tiket WWDC sold out dalam hitungan menit, menunjukkan bahwa ekosistem Apple tetap menarik bagi para developer despite tekanan dari kompetitor yang lebih agresif dalam mengadopsi teknologi AI generatif.
Sumber
- TechCrunch — “WWDC 2026: Everything announced on Siri AI, iOS 27, Apple Intelligence, and more” (9 Juni 2026)
- Apple Newsroom — “WWDC26: Apple unveils next generation of Apple Intelligence, Siri AI, powerful parental controls” (8 Juni 2026)
- CNBC — “Apple WWDC 2026: Siri AI revealed, feature updates and more” (8 Juni 2026)
- Mashable — “Apple finally unveils long-awaited Apple Intelligence updates at WWDC 2026” (9 Juni 2026)
- Six Colors — “WWDC 2026: Apple’s AI overhaul leads the changes for this year’s software updates” (8 Juni 2026)