AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

Trump Tunda Perintah Eksekutif AI, David Sacks Jadi Dalang

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
Trump Tunda Perintah Eksekutif AI, David Sacks Jadi Dalang

Sekitar dua minggu lalu, pemerintahan Trump hampir saja menandatangani perintah eksekutif yang bisa mengubah cara pemerintah AS mengawasi model AI canggih. Tapi siapa sangka, perintah itu urung dibubuhkan hanya beberapa jam sebelum acara penandatanganan.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Berdasarkan laporan dari berbagai media AS, White House sedang mempersiapkan perintah eksekutif yang akan membentuk kerangka sukarela bagi perusahaan AI untuk berbagi model frontier mereka dengan pemerintah sampai 90 hari sebelum dirilis ke publik. Ini pada dasarnya memberi pemerintah kesempatan untuk mengevaluasi potensi risiko keamanan sebelum model tersebut sampai ke tangan masyarakat.

Pada 20 Mei 2026, surat kabar The Information memberitakan bahwa perintah tersebut sudah hampir ditandatangani keesokan harinya. Perusahaan-perusahaan AI besar sudah diberi pengarahan tentang rencana tersebut. Menurut laporan-laporan tersebut, mekanisme yang dirancang adalah perusahaan bisa berbagi model canggih dengan pemerintah sampai 90 hari sebelum peluncuran publik.

Namun pada 21 Mei 2026, Trump membatalkan semuanya. Sumber-sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan bahwa alasan utamanya sederhana: Trump tidak suka regulasi. Orang yang sama juga menyebut David Sacks, mantan czar AI Trump, sangat menentang rencana ini.

David Sacks dan Para “Anti-Doomer”

David Sacks, yang pernah berperan sebagai penasihat AI Trump, disebut-sebut memberikan peringatan keras kepada Gedung Putih agar tidak menjadikannya kebijakan, menurut laporan Politico. Sacks diklaim telah memperingatkan bahwa perintah tersebut bisa menghambat inovasi Amerika dan membuat negara kalah saing dari Tiongkok.

Pendapat Sacks ini sejalan dengan kelompok yang menyebut diri mereka “anti-doomer” — mereka yang percaya bahwa peringatan berlebihan tentang bahaya AI hanya akan memperlambat kemajuan Amerika tanpa alasan yang kuat. Pendapat ini juga digaungkan oleh para gigantech seperti Mark Zuckerberg dan Elon Musk yang disebut-sebut sudah berbicara langsung dengan Trump soal isu ini.

Trump sendiri kemudian menjelaskan mengapa ia membatalkan. Menurut PBS NewsHour, Trump berkata bahwa ia menunda penandatanganan karena tidak suka apa yang ia lihat dalam naskah perintah tersebut. Ia juga menambahkan bahwa Amerika harus tetap memimpin dalam kompetisi AI global, dan bahwa regulasi yang berlebihan bisa menjadi penghambat.

Sementara Itu, Anthropic Melakukan Hal yang Berbeda

Di tengah perdebatan soal regulasi pemerintah ini, Anthropic memilih untuk bergerak secara berbeda. Perusahaan ini baru saja mengumumkan bahwa mereka akan merilis model-model Mythos ke publik dalam beberapa minggu ke depan — setelah tertunda dua bulan karena kekhawatiran keamanan.

Yang menarik, model Claude Mythos Preview mereka sudah menemukan 23.000 kerentanan potensial di lebih dari 1.000 proyek open source, menurut SecurityWeek dan The Register. Dari jumlah tersebut, 6.202 di antaranya tergolong tingkat keparahan tinggi atau kritis. Bahkan OpenBSD, ffmpeg, dan Linux Kernel disebut menemukan kerentanan yang sudah puluhan tahun tidak terdeteksi.

Anthropic kemudian berkoordinasi dengan vendor untuk memperbaiki kerentanan. Mereka sudah mengungkapkan 1.596 kerentanan di 281 proyek open source, dan 97 di antaranya sudah berhasil ditambal sampai 22 Mei 2026.

Jadi, Apa yang Terjadi?

Trump tunda perintah eksekutif ini menunjukkan bahwa pemerintahan saat ini masih belum menemukan titik tengah antara keamanan dan inovasi. Di satu sisi, regulator ingin punya penglihatan terhadap model AI yang sangat canggih sebelum model tersebut sampai ke tangan masyarakat. Di sisi lain, industri menolak regulasi yang terlihat seperti hambatan.

Pendekatan sukarela yang pernah direncanakan tidak akan menyelesaikan masalah keamanan karena perusahaan bisa memilih untuk tidak ikut. Namun melihat apa yang dilakukan Anthropic — mereka sendiri yang mendeteksi dan melaporkan kerentanan — bisa dibilang industri bisa mengatur diri sendiri tanpa campur tangan pemerintah.

Yang jelas, pertempuran soal bagaimana AI harus diatur masih jauh dari selesai. Apakah pemerintah harus punya hak memeriksa model AI sebelum dilepas ke publik? Atau biarkan industri mengatur dirinya sendiri? Kedua kubu masih saling berhadapan, dan Trump tampaknya lebih memilih pihak industri untuk saat ini.

Sumber

  1. Reuters — “Trump postpones AI executive order, cites need to compete with China” (22 Mei 2026) — https://www.reuters.com/business/retail-consumer/white-house-postpones-trumps-ai-signing-ceremony-says-axios-2026-05-21/
  2. Politico — “Trump yanked AI order after David Sacks raised industry concerns” (21 Mei 2026) — https://www.politico.com/news/2026/05/21/trump-ai-order-sacks-00933295
  3. Yahoo Finance — “Why Trump’s AI executive order was pulled” (21 Mei 2026) — https://finance.yahoo.com/news/why-trumps-ai-executive-order-231350756.html
  4. The Register — “Anthropic to release Mythos-class models to the public” (25 Mei 2026) — https://www.theregister.com/security/2026/05/25/anthropic-to-release-mythos-class-models-to-the-public/5245596
  5. SecurityWeek — “Mythos Detected 23,000 Potential Vulnerabilities Across 1000 OSS Projects” (Mei 2026) — https://www.securityweek.com/anthropic-mythos-detected-23000-potential-vulnerabilities-across-1000-oss-projects/
Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Paus Leo XIV Panggil Anthropic ke Podium, Sementara Perusahaan Itu Raup $30 Miliar

Paus Leo XIV Panggil Anthropic ke Podium, Sementara Perusahaan Itu Raup $30 Miliar

27 Mei 2026
Paus Leo XIV Rilis Encyclical AI: Gereja Katolik Bicara tentang Martabat Manusia di Era Mesin

Paus Leo XIV Rilis Encyclical AI: Gereja Katolik Bicara tentang Martabat Manusia di Era Mesin

25 Mei 2026
Anthropic Beli Startup Stainless Senilai $300 Juta — OpenAI dan Google Kehilangan Alat Pengembangan AI Kritis

Anthropic Beli Startup Stainless Senilai $300 Juta — OpenAI dan Google Kehilangan Alat Pengembangan AI Kritis

22 Mei 2026
← Kembali ke Beranda