AI Briefing
AI Briefing Publikasi Riset AI Indonesia

"Artificial intelligence is the new electricity. It will transform every industry and create massive new opportunities."

— Andrew Ng · Founder of Google Brain

Paus Leo XIV Rilis Encyclical AI: Gereja Katolik Bicara tentang Martabat Manusia di Era Mesin

Oleh Eko Hadi Murwanto · ·
Paus Leo XIV Rilis Encyclical AI: Gereja Katolik Bicara tentang Martabat Manusia di Era Mesin

Minggu ketiga Mei 2026 jadi momen yang luar biasa untuk dunia artificial intelligence. Dalam rentang beberapa hari saja, dua peristiwa besar datang beruntun — keduanya sama-sama mengubah cara kita menilik posisi manusia di tengah perkembangan AI yang semakin cepat.

Paus Leo XIV, pemimpin Gereja Katolik yang pertama kali berasal dari Amerika Serikat, akan merilis dokumen permanapannya yang pertama pada 25 Mei 2026. Dokumen itu berjudul “Magnifica Humanitas” — sebuah encyclical atau surat resmi Paus yang ditujukan kepada seluruh Gereja Katolik dan “semua pria dan wanita yang berpikiran baik” di seluruh dunia. Isinya: perlindungan martabat manusia di era kecerdasan buatan.

Encyclical pertama Paus Leo XIV ini bukan dokumen biasa. Paus menandatangani Magnifica Humanitas pada 15 Mei 2026, yang bertepatan dengan peringatan 135 tahun Rerum Novarum — encyclical legendaris Paus Leo XIII tahun 1891 tentang hak pekerja di tengah Revolusi Industri. Dengan sengaja memilih tanggal yang sama, Paus Leo XIV ingin mengirim satu pesan yang jelas: apa yang steam engine lakukan terhadap martabat manusia dan kondisi tenaga kerja di abad ke-19, itulah yang sedang AI lakukan sekarang.

Berbeda dari pernyataan singkat di press conference atau akun media sosial Vatikan, sebuah encyclical membawa bobot otoritatif yang jauh lebih berat dalam tradisi Katolik. Dokumen ini telah disusun selama berbulan-bulan dengan masukan dari puluhan sarjana dan imam, dan merepresentasikan pertimbangan mendalam dari Gereja dengan satu miliar anggota di seluruh dunia.

Mengapa seorang Paus berbicara tentang AI? Karena pertanyaan fundamental yang sedang diajukan oleh AI tingkat lanjut justru adalah pertanyaan tentang apa artinya menjadi manusia. Dalam jangka waktu beberapa bulan terakhir, Paus Leo XIV beberapa kali menyebut AI sebagai “tantangan utama bagi umat manusia.” Ia menegaskan bahwa martabat manusia tidak boleh dikompromikan oleh mesin, betapapun canggihnya mesin itu.

Beberapa tema yang diharapkan muncul dalam Magnifica Humanitas mencakup: keunikan wajah dan suara manusia yang tidak bisa digantikan mesin; martabat tenaga kerja yang mengembangkan kapasitas pekerja, bukan sekadar nilai ekonomi; perlindungan anak-anak dari manipulasi produk teknologi yang berpura-pura menjadi teman mereka; dan politik kebaikan bersama yang mengatur pasar dan teknologi agar melayani semua orang, bukan menjadi penguasa atas banyak pihak.

Hal penting juga muncul dari fakta bahwa Anthropic — perusahaan AI yang membuat Claude — akan hadir secara fisik dalam acara peluncuran encyclical ini. Co-founder Anthropic akan berada di Vatikan pada 25 Mei sebagai bagian dari diskusi panel. Ini menunjukkan bahwa raksasa AI memahami bahwa ada sesuatu yang sedang dinegosiasikan di sini: bukan sekadar regulasi, tapi fondasi tentang bagaimana manusia mendefinisikan dirinya sendiri.

Beralih ke berita dari dunia komersial AI: Anthropic baru saja melaporkan bahwa mereka memperkirakan untuk pertama kalinya mencapai laba operasional di quarter yang berakhir Juni 2026. Laba yang diproyeksikan: $559 juta. Pendapatan quarter yang sama: $10,9 miliar — naik 130% dari quarter sebelumnya yang hanya $4,8 miliar. Dalam tiga bulan, pendapatan mereka berlipat ganda.

Angka-angka ini semakin mencengangkan ketika kita melihat kesepakatan baru mereka dengan SpaceX. Anthropic telah menyetujui untuk membayar SpaceX $1,25 miliar setiap bulan sampai Mei 2029. Ini berarti komitmen lebih dari $45 miliar selama tiga tahun ke depan hanya untuk kapasitas komputasi. Sebagai perbandingan, ini lebih besar dari keseluruhan pendapatan triwulanan perusahaan-perusahaan teknologi tradisional.

Kesepakatan dengan SpaceX bukan satu-satunya. Anthropic juga telah mengunci kapasitas TPU dengan Google dan Broadcom dalam orde gigawatt. Valuasi perusahaan ini kini berada di atas $900 miliar — melebihi valuasi OpenAI, menjadikan Anthropic perusahaan AI paling berharga di dunia saat ini.

Yang menarik adalah bahwa Anthropic belum lama ini menolak beberapa permintaan dari Departemen Pertahanan AS dengan alasan keselamatan AI. CEO Palantir Alex Karp bereaksi tajam terhadap keputusan itu: ia menyebut era AI mungkin justru akan menguntungkan pekerja terampil dan perdagangan tradisional, berbeda dari narasi utama yang menyebutkan bahwa AI akan menggantikan hampir semua pekerjaan.

Membaca dua peristiwa ini secara bersamaan memberi gambaran yang menarik: di satu sisi, Gereja Katolik mengeluarkan peringatan tentang martabat manusia di tengah perkembangan AI; di sisi lain, perusahaan-perusahaan AI sedang bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, menandatangani cek puluhan miliar dolar untuk kapasitas komputasi yang belum pernah ada sebelumnya.

Apakah dua hal ini bisa berjalan bersamaan? Apakah kita bisa memiliki AI yang sangat kuat sekaligus tetap menjaga martabat manusia? Pertanyaan ini kemungkinan akan menjadi inti dari diskusi publik dalam beberapa tahun ke depan — dan Magnifica Humanitas mungkin adalah dokumen pertama dari banyak dokumen yang akan datang untuk mencoba menjawabnya.

Sumber

  1. Future of Life Institute — “Magnificent Humanity - The Pope’s First Encyclical Concerns AI” (20 Mei 2026) — https://futureoflife.org/religion/magnificent-humanity-the-popes-first-encyclical-concerns-ai/

  2. Catholic Imprint — “Magnifica Humanitas: What Every Catholic Needs to Know Before Pope Leo XIV’s AI Encyclical Drops Monday” (Mei 2026) — https://catholicimprint.com/blogs/news/magnifica-humanitas-pope-leo-xiv-ai-encyclical

  3. CNBC — “Anthropic set to hit $10.9 billion in revenue in Q2, source says” (20 Mei 2026) — https://www.cnbc.com/2026/05/20/anthropic-revenue-explosive-growth-ipo-profitable-quarter.html

  4. Reuters — “Anthropic nears first quarterly profit, agrees to pay SpaceX $1.25 billion monthly” (21 Mei 2026) — https://www.reuters.com/business/anthropic-nears-first-quarterly-profit-agrees-pay-spacex-125-billion-monthly-2026-05-21/

  5. Axios — “Anthropic is paying SpaceX $1.25 billion a month” (20 Mei 2026) — https://www.axios.com/2026/05/20/anthropic-spacex-compute

  6. Business Insider — “Anthropic is paying SpaceX $1.25 billion a month through 2029” (20 Mei 2026) — https://www.businessinsider.com/spacex-ipo-anthropic-paying-ai-compute-2026-5

  7. America Magazine — “Pope Leo will publish first encyclical, ‘Magnifica Humanitas,’ on artificial intelligence” (18 Mei 2026) — https://www.americamagazine.org/vatican-dispatch/2026/05/18/pope-leo-encyclical-artifical-intelligence-anthropic/

  8. Vatican News — “Pope Leo XIV’s first encyclical Magnifica humanitas” (Mei 2026) — https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2026-05/pope-leo-xiv-first-encyclical-magnifica-humanitas.html

Bagikan artikel ini
Telegram WhatsApp Facebook X

Artikel Terkait

Trump Tunda Perintah Eksekutif AI, David Sacks Jadi Dalang

Trump Tunda Perintah Eksekutif AI, David Sacks Jadi Dalang

31 Mei 2026
Paus Leo XIV Panggil Anthropic ke Podium, Sementara Perusahaan Itu Raup $30 Miliar

Paus Leo XIV Panggil Anthropic ke Podium, Sementara Perusahaan Itu Raup $30 Miliar

27 Mei 2026
Anthropic Beli Startup Stainless Senilai $300 Juta — OpenAI dan Google Kehilangan Alat Pengembangan AI Kritis

Anthropic Beli Startup Stainless Senilai $300 Juta — OpenAI dan Google Kehilangan Alat Pengembangan AI Kritis

22 Mei 2026
← Kembali ke Beranda